Rabu, 19 Sep 2018
baliexpress
icon featured
Politik

Koster Tegaskan Adi Wiryatama Jadi Ketua DPRD Lagi

Sabtu, 08 Sep 2018 09:20 | editor : I Putu Suyatra

Koster Tegaskan Adi Wiryatama Jadi Ketua DPRD Lagi

SATU MEJA: Gubernur I Wayan Koster berbicara dalam acara syukuran yang digelar tim pemenangan mereka di Hotel Inna Grand Bali Beach, kemarin malam (7/9). (KETUT ARI TEJA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR – Pasangan I Wayan Koster dan Tjokorda Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) kini resmi menjabat sebagai gubernur dan wakil gubernur Bali. Sebagai rasa syukur, kemarin malam (7/9), tim pemenangan Koster-Ace menggelar syukuran di Hotel Inna Grand Bali Beach.

Menariknya, dalam momen itu, Koster yang juga Ketua DPD PDIP Bali sempat buka rahasia soal posisi Ketua DPRD Bali. Dia memastikan Nyoman Adi Wiryatama yang juga kader PDIP akan kembali menduduki posisi tersebut.

Pernyataan Koster itu memang agak mengejutkan. Sebab, selama ini tradisi politik di PDIP lebih mengedepankan struktur. Namun, kali ini Koster menyebutkan ada pertimbangan khusus untuk menempatkan Adi Wiryatama sebagai Ketua DPRD lagi.

Hal itu diuraikan Koster saat memberikan sambutan usai syukuran yang dimulai sekitar pukul 19.00 itu dibuka dengan persembahan musik dari Ray Peni.

Dalam sambutannya saat itu, Koster mengaku dirinya merasa masih sedikit tergoncang dengan hasil Pilgub Bali. Sesuai hasil, dirinya bersama Cok Ace menang dengan perolehan suara 57,68 persen.

Sekalipun menang, persentase itu masih di bawah target. Karena di awal, target kemenangan yang hendak dicapai yakni 70 persen. “Ini benar-benar di luar perkiraan. Saya terkejut dengan hasil ini. Dengan target 70 persen atau minimal 65 persen, ternyata hasilnya jauh meleset,” kata Koster.

Karena itu, dia menyebutkan perlu ada evaluasi serta kajian mendalam. Khususnya untuk mencari letak masalah yang menyebabkan hasil perolehan suara yang jauh di bawah target.

“Ini menjadi pelajaran penting bagi saya. Pelajaran bagi ke depannya. Karena ke depan kita menghadapi pileg dan pilpres. Pilgub Bali menjadi pelajaran ada yang salah di dalamnya,” ujar mantan anggota DPR RI ini.

Koster menyebutkan, selama ini dirinya tidak pernah meleset. Sebagai orang yang paham statistik dan suka menghitung angka-angka, dia mengklaim tidak pernah meleset dalam perhitungan.

“Semua tidak ada meleset. Pilkada sebelumnya, tidak meleset. Jadi malah ketika saya jadi calon meleset. Ibarat dokter, tidak bisa mengobati diri sendiri,” sambungnya.

Dengan fakta ini, Koster mengaku sangat kecewa. Bahkan sampai-sampai, Ketua Umum Megawati Soekarno Putri menasehatinya agar tidak terlalu memikirkan hasil perolehan suara saat pilgub kemarin.

“Ibu Mega sampai bilang, sudah jangan dipikir lagi sampai kamu kurus. Syukuri kemenangan di Bali,” ujar Koster mengutip pesan Megawati.

Meski perolehan yang dicapai di bawah target, Koster dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasihnya kepada tim pemenangan dan semua jajaran. Baginya kemenangan Pilgub Bali kemarin adalah kemenangan atas perjuangan dengan konsep gotong royong. Bahkan, dirinya yang memang tidak punya uang, hanya menghabiskan uang sedikit saja.

“Saya akan ingat itu. Saya malu menyebutkan berapa saya menghabiskan uang. Semua gotong royong, Koster bukan orang gampang lupa jasa orang. Saya akan ingat perjuangan mati-matian saudara semua,” kata politisi asal Semiran, Buleleng ini.

Dia bahkan memastikan akan berjuang mati-matian dalam pemilu, baik pileg maupun pilpres. Bagi Koster, jajaran pemenangan dan pengusung Koster-Ace mesti ditopang untuk bisa duduk di legislatif.

“Lihat nanti. Saya pasti berjuang untuk saudara semua. Termasuk misalnya seperti Bli Adi Wiryatama. Sudah pasti nanti Ketua DPRD Bali lagi,” kata Koster yang disusul dengan tepuk tangan peserta syukuran.

“Saya orangnya clear-clear saja. Sudah bisa dipastikan nanti kembali (Adi Wiryatama) jadi Ketua DPRD Bali,” tegasnya membuat Adi terlihat tersenyum.

Sedangkan dalam sambutan Ketua Tim Pemenangan atau Panglima Perang Koster-Ace, Nyoman Giri Prasta menyampaikan bahwa kemenangan dari Pilgub Bali bukan target utama. Dia mengatakan target utama adalah mampu membahagiakan rakyat Bali. “Target utama adalah mampu membahagiakan rakyat Bali. Itu yang harus kita tuju,” tukas Bupati Badung tersebut.

Kemudian, lewat kemenangan yang dicapai dalam pilgub, konsep pembangunan one island one management, on planning, dan one commando bisa terwujud. “Yang terpenting setelah bisa mengelola satu pulau dalam satu tata kelola, satu perencanaan, mesti ada satu komando yang kuat,” jelasnya.

Koster juga berharap, agar partai pengusung dan pendukung ke depannya saling dukung agar bisa mencapai tujuan di Pileg tahun 2019. “Caleg-caleg DPRD kabupaten/kota, provinsi, sampai pusat mesti didukung,” harapnya.

(bx/art/hai/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia