Rabu, 19 Sep 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Nikung Tajam, Mobil Terguling, WN Rusia Tewas Terjepit

Minggu, 09 Sep 2018 20:00 | editor : I Putu Suyatra

Nikung Tajam, Mobil Terguling, WN Rusia Tewas Terjepit

LAKALANTAS: Proses evakuasi korban WNA dalam kecelakaan tunggal di Jalan Pantai Melasti, Ungasan Kuta Selatan, Badung, Minggu (9/9). (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Dua orang warga negara Rusia Victoria Thikonova, 40 dan Elena Evdokimova, 48, terlibat kecelakaan tunggal di jalan menuju Pantai Melasti,  tepatnya di sebelah selatan Hotel Bayam Tree Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Minggu (9/9) dini hari sekitar pukul 02.00. Satu orang korban yang selamat dalam kecelakaan tersebut Victoria dibawa menuju Rumah Sakit Bali Jimbaran menggunakan ambulans. Sementara itu, Elena Evdokimova tewas pada peristiwa tersebut.

Victoria mengalami cedera kepala ringan dan kemungkinan patah tulang hidung. Sementara Elena yang terjepit mobil Daihatsu Ayla DK 779 FW warna putih ditemukan dalam keadaan susah meninggal dunia. Keduanya diketahui menginap di Akasia Park House nomor 7 Ungasan.

Keterangan dari saksi yang pertama kali menemukan korban, bahwa pukul 03.30 melihat mobil dalam posisi terbalik. Sesaat sebelum kejadian mobil melaju dari arah bawah dan hendak melintasi tikungan tajam, mobil tak terkendali dan terguling terperosok ke jalan menuju Pantai Melasti. Saat ditemukan kondisi mesin mobil menyala dan satu korban selamat masih dalam keadaan sadar. Victoria dievakuasi melalui bagasi belakang, karena akses pintu sulit untuk mengeluarkan korban.

Basarnas, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan pukul 03.50 dari seorang anggota Linmas yang bernama Narka. Sebanyak 14 personel pun diberangkatkan menuju lokasi kecelakaan dengan menggunakan 1 unit rescue trail, 1 unit truk angkut personil dan 1 unit rescue truk dilengkapi peralatan ekstrikasi dan alat SAR pendukung lainnya.

"Posisi korban ketika itu sebagian tubuhnya keluar dari jendela mobil dan dadanya terjepit mobil yang terbalik," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Ketut Gede Ardana pada Minggu (9/9).

Tim rescue melakukan evakuasi dengan hati - hati saat itu karena bahan bakar sudah tercecer dan mobil terbalik posisi miring. "Kesalahan penanganan bisa berakibat fatal, maka tim rescue harus memperhitungkan banyak faktor," ungkapnya.

Dengan menggunakan lifting bag yang diletakan di celah - celah mobil dekat korban dan pengaman tali sudah diikatkan pada tiang maka mobil sedikit terangkat. Akhirnya korban berhasil dievakuasi pada pukul 05.00. Selanjutnya dibawa menuju Rumah Sakit Sanglah menggunakan ambulance milik Pusdalops Provinsi Bali.

Sementara itu Kepala Bagian SMF Instalasi Forensik RSU Sanglah Ida Bagus Putu Alit menyampaikan bahwa jenazah korban saat itu tiba pukul 07.24 wita dan langsung dilakukan pemeriksaan. "Perkiraan waktu kematian kurang dari 8 jam sebelum pemeriksaan. Sedangkan luka - luka lecet, terbuka dan memar tersebar pada wajah, luka lecet pada punggung dan anggota gerak dan patah tulang dada kiri," ungkapnya. Jenazah masih dititip di RSU Sanglah dan pelaksanaan otopsi masih menunggu persetujuan keluarga.

Sementara itu Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail kepada koran ini menyampaikan bahwa Elena diketahui sebagai pengemudi mobil saat itu. Awal mula mobil Ayla DK 779 FW yang dikendarai korban bergerak dari arah selatan menuju ke utara. Setibanya di TKP saat memasuki jalan menikung ke kanan korban Elena kehilangan kendali dan oleng ke kiri, sehingga menabrak tembok beton yang ada di sebelah kiri jalan dan jatuh ke jurang. "Kurang hati - hati sehingga terjadi kecelakaan," ungkapnya. 

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia