Rabu, 19 Sep 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Kite Festival II Pelangi Tabanan Diramaikan Ribuan Peserta

Minggu, 09 Sep 2018 21:05 | editor : I Putu Suyatra

Kite Festival II Pelangi Tabanan Diramaikan Ribuan Peserta

FESTIVAL: Suasana Kite Festival II Pelangi Tabanan yang diikuti ribuan peserta, Minggu (9/9). (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, TABANAN - Pelangi Tabanan kembali menggelar Kite Festival II yang digelar mulai tanggal 8 hingga 9 September 2018 di Subak Gadon 3, Pantai Nyanyi, Banjar Nyanyi, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Ketua Pelangi Tabanan, I Made Edi Wirawan menjelaskan pada festival kali ini ada 1.354 peserta yang ikut berpartisipasi. Dimana Minggu (9/9) ada 1.000 sekaa demen layangan yang menerbangkan layangannya. "Peserta datang dari berbagai Kabupaten yang ada di Bali," tegasnya.

Pihaknya pun mengaku sangat senang karena antusias pecinta layang-layang sangat luar biasa dalam mengikuti festival tersebut. Padahal waktu pendaftaran yang dibuka terbilang singkat, namun pesertanya membludak. "Dan kita sangat bangga karena festival ini jumlah pesertanya melebihi target," imbuhnya.

Ia menambahkan, sehari menjelang digelarnya lomba layang-layang yang bertajuk Kite Festival II Pelangi Tabanan, Pengurus Pelangi Tabanan juga trlah melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Tabanan, Jumat (7/9).

Menurutnya, lomba layang-layang ini digelar untuk melestarikan budaya bermain layang-layang. Selain juga sebagai wahana memperkuat semangat kebersamaan serta memperkokoh kecintaan terhadap NKRI. Lomba layang-layang ini terbagi atas 16 kategori dan dinilai oleh 33 juri terdiri dari juri ukur, juri pantau dan penilai. "Selain memperebutkan hadiah uang tunai juga memperebutkan piala bergilir Bupati Tabanan," sambungnya.

Atas digelarnya Kite Festival II Pelangi Tabanan memberikan apresiasi yang sangat positif. Diharapkan lomba ini mampu menjadi wahana alternatif untuk mempromosikan pariwisata di Tabanan sekaligus melestarikan layangan khas Tabanan yakni Pecukan Khas Tabanan. "Selain juga mampu untuk menggerakkan ekonomi kreatif dan melestarikan budaya lokal," tandasnya. 

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia