Rabu, 21 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Sportainment

Aji Santoso Sebut Poin Timnya Dicuri Wasit, Persoalkan Pinalti Kedua

Selasa, 11 Sep 2018 20:49 | editor : I Putu Suyatra

Aji Santoso Sebut Poin Timnya Dicuri Wasit, Persoalkan Pinalti Kedua

KECEWA: Pelatih Persela, Aji Santoso (tengah) saat jumpa pers usai pertandingan melawan Bali United, Selasa (11/9). (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, GIANYAR - Arsitek Persela Lamongan, Aji Santoso mengungkapkan, jika poin yang diraih timnya diambil wasit. Pernyataan itu ia lontarkan usai timnya kalah 2-3 di kaki tuan rumah Bali United di Stadion Kapten Dipta, Selasa (11/9).  

Aji Santonso tidak menerima keputusan wasit yang memberikan hadiah pinalti saat pemainnya, Ahmad Subagja Basith menghadang Nick Van Der Velden pada babak kedua.

“Jujur saja intinya, poin kami diambil oleh wasit. Gol pertama dan pinalti kedua bolehlah, tapi pinalti yang ketiga tadi jelas tidak ada melakukan pelanggaran, tapi sangat disayangkan keputusan wasit berbeda. Karena bola belum kena, pemain Bali United sudah diving duluan. Tapi wasit punya pandangan lain. Ya menurut saya sangat disesalkan, karena pertandingan sekelas ini masih dipimpin oleh wasit yang memang menurut saya perlu kerja keras lagi,” ujarnya.

Dengan tegas, Aji Santoso mengatakan, bahwa selamat atas kemenangan Bali United. Namun dari segi kualitas permainan sendiri, tim asuhannya masih lebih unggul ketimbang pemain Bali United.

“Memang saya lihat secara materi pemain Bali United lebih bagus dari pada pemain saya. Tapi dari hasil pertandingan tadi, saya memang menginstruksikan untuk bermaian passing bola atas dan terbukti pemain saya bisa menciptakan gol. Tapi sekali lagi sangat disayangkan pertandingan sebagus ini tidak adil. Itu saja,” tutupnya.

Ia melanjutkan, bahwa dirinya tidak ingin berkomentar banyak atupun memprotes karena pihknya ingin tampil sportif, entah kalah ataupun menang. “Masyarakat pasti menonton pertandingan hari ini bagaimana kepemimpinan wasit. Dan orang yang mengerti sepak bola pasti bisa menilai ya. Saya tidak ingin berkomentar dan protes, biarkan masyarakat sendiri menilai, bagaimana pertandingan hari ini,” tutupnya.

Seperti diketahui, tuan rumah yang tidak diperkuat sang bintang Stefano Lilipaly, membuka gol lebih dulu melalui kaki Ilija Spasojevic saat pertandingan baru berjalan 5 menit. Namun tidak lama berselang, Persela Lamongan sukses membalas lewat gol Wallace Costa pada menit ke-28. Gol Wallace Costa lahir lewat tandukan setelah mendapat umpan dari Diego Assis.

Selang tiga menit, Bali United kembali unggul. Kali ini, pasukan Serdadu Tridatu dihadiahi tendangan pinalti dan Nick Van Der Velden sukses menjadi eksekutor untuk kembali unggul. Tapi, empat menit jelang turun minum, Persela kembali berhasil menyamakan kedudukan. Kali ini melalui sodokan kaki Fahmi Al Ayyubi. Skor 2-2 berakhir hingga akhir babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan antar kedua tim berlangsung ketat. Jual beli serangan kembali terjadi. Akan tetapi kemelut kembali terjadi tepat di area pertahanan tim tamu, Persela. Nick Van Der Velden yang masuk ke dalam area kotak pinalti Persela harus tumbang oleh hadangan bek persela, Ahmad Subagja Basith.

Bali United pun kembali mendapat hadiah pinalti dan berhasil membobol gawang lawan lewat tendangan keras Melvin Platje pada menit ke-66. Anak asuh Aji Santoso pun tak mampu mengimbangi skor dan hingga usai petandingan skor tidak berubah 3-2. Kemenangan masih berpihak pada tim Bali United.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia