Rabu, 21 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Bali

MA Gelar Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial

Rabu, 12 Sep 2018 06:54 | editor : I Putu Suyatra

MA Gelar Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial

SELURUH INDONESIA: Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial MA di Sanur kemarin (HUMAS PN GIANYAR FOR BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, NUSA DUA - Mahkamah Agung (MA) menyelenggarakan pembinaan teknis dan administrasi yudisial kepada para ketua pengadilan tinggi seluruh Indonesia, ketua, wakil ketua, hakim, panitera, dan sekretaris pengadilan tingkat pertama pada empat lingkungan peradilan sewilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat di hotel Inaya Putri Nusa Dua, Senin (10/9).

Pembinaan oleh Ketua MA Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH, MH didampingi oleh Wakil Ketua MA bidang Yudisial Dr. H.M. Syarifuddin, SH, MH, Wakil Ketua MA bidang non Yudisial Dr. H. Sunarto, SH, MH, Ketua Kamar Perdata MA Soltoni Mohdally, S.H, M.H, Ketua Kamar Pembinaan MA Prof. Dr. Takdir Rahmadi, S.H, LLM, Ketua Kamar Agama MA Dr. H. Amran Suadi, S.H, M.H, Ketua Kamar Tata Usaha Negara MA Dr. H. Supandi, S.H, M.Hum, Dirjend Badilum MA Dr. Herri Swantoro, SH, MH, Dirjend Badilag MA Dr. Aco Nur dan Dirjend Badilmiltun MA Mayjend (Purn) Mulyono.

Hatta Ali dalam pembinaan tersebut menekankan tentang visi MA terwujudnya badan peradilan Indonesia yang agung. "Bagaimana muwujudkan badan peradilan yang agung, yaitu dengan cara menjaga kemandirian badan peradilan, memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada pencari keadilan, meningkatkan kualitas kepemimpinan, meningkatkan kredibilitas dan transparansi badan peradilan, itulah misi MA,” urai Hatta.

"Pembenahan-pembenahan organisasi MA harus terus dilakukan menuju iklim yang lebih baik. Banyak peraturan MA yang sudah dikeluarkan untuk mewujudkan peradilan yang cepat, sederhana dan biaya ringan. Tantangan dan hambatan peradilan saat ini adalah kurangnya akses keadilan, lambatnya penanganan dan integritas aparatur," terang Hatta Ali dalam pembinaan yang berlangsung hingga Selasa (11/9) dini hari.

Dalam pembinaan tersebut juga dilakukan peluncuran prosedur baru pengiriman dokumen panggilan atau pemberitahuan bagi pihak beperkara yang berada di luar negeri oleh Ketua MA Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH, MH didampingi oleh Wakil Menteri Luar Negeri Dr. H. AM. Fachir dan Panitera MA I Made Rawa Aryawan.

MA dan Kemenlu telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman terkait penanganan penyampaian bantuan teknis hukum dalam masalah perdata dari pengadilan Indonesia ke pengadilan di luar negeri dan sebaliknya. Dan nota kesepahaman terkait penanganan permintaan bantuan teknis hukum dalam masalah perdata.

"Mengenai petunjuk teknis penyampaian panggilan atau pemberitahuan keluar negeri, Panitera MA telah menerbitkan surat perihal prosedur penyampaian surat rogatori dan surat bantuan penyampaian dokumen pengadilan dalam masalah perdata bagi pihak berperkara di luar negeri," terang Kabiro Humas MA Dr. Abdullah, S.H, MH.

(bx/art/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia