Rabu, 21 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Larang Klub Moge Beraliran Keras, Bali Bike Fest Siap Pecahkan Rekor

Rabu, 12 Sep 2018 12:13 | editor : I Putu Suyatra

Larang Klub Moge Beraliran Keras, Bali Bike Fest Siap Pecahkan Rekor

RAPAT: Anggota organisasi motor besar setelah melakukan rapat menjelang Bali Bike Festival, di Denpasar kemarin. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Bali Bike Festival ke-4 akan diselenggarakan di kawasan Pantai Mertasari 21-22 September mendatang. Kegiatan organisasi motor gede (moge) itu juga dikabarkan akan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri), dengan peserta moge terbanyak. Mereka melibatkan ratusan klub moge se-Indonesia bahkan ada beberapa dari luar negeri. 

Ketua panitia Bali Bike Festival ke-4, Komang Jeghier mengaku akan mendatangkan kurang-lebih 500-an moge pada acara itu. Dia mengaku klub dari luar Bali dan luar negeri akan mulai tur dari Banyuwangi, dengan menuju titik kumpul di Kesiman Kertalangu, Denpasar. "Selain ajang memecahkan rekor Muri, ini juga dapat membangun kembali pariwisata Bali sendiri," ujarnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group) di Denpasar Selasa kemarin (11/9). 

Ia juga menjelaskan bahwa pada tanggal tersebut sepanjang jalan Jembrana - Denpasar akan sedikit terganggu. Bahkan terdapat dua rute yang akan dilalui dari pelabuhan Gilimanuk. Yakni rombongan jalur Gilimanuk-Singaraja-Bedugul-Denpasar, dan jalur Gilimanuk-Tabanan-Denpasar. 

Setelah tiba di Denpasar, mereka akan kumpul di Kertalangu, pada tanggal 21 September pukul 16.00. Selanjutnya, pusat kegiatan akan diselanggarakan pada kawasan Pantai Mertasari. "Kalau kegiatan sama saja seperti kegiatan sebelumnya, jadi kami mohon permakluman jika pada 21-22 September itu jalan yang dilewati rombongan akan sedikit terganggu," terangnya. 

Bali Bike Fest sebelumya diselenggarakan sejak tahun 2012 di Bajrasandi Renon Denpasar. Kemudian tahun 2014 di Pantai Matahari Terbit Sanur, tahun 2016 di Krisna Water Sport Singaraja, dan Pada tahun ini, di Kawasan Pantai Mertasari. Lanjut dia, kegiatan tersebut juga ajang silahturahmi antar klub motor seluruh Bali, Indonesia bahkan luar negeri. 

Bukan hanya moge, ia juga mempersilakan klub motor lainnya untuk turut bergabung dalam pemecahan rekor Muri tersebut. Kegiatan berlangsung selama dua hari itu akan menampilkan berbagai jenis musik di atas panggung dari berbagai genre, Rock, Pop Rock, Classic Rock,Blues, Reggae. Serta aktivitas foto hunt, eksbisi motor klasik, custom, acara body painting, dan aneka sajian kuliner juga disediakan. 

Lanjut Jaghier, ada tiga negara yang ikut. Yakni Singapura dan Malaysia ikut tur, sedangkan Australia hanya menghadiri saat acara saja tanpa ikut tur. "Jadi, kalau klub motor gede yang alirannya keras itu sudah kami pilah, bahkan memang tidak kami undang. Daripada merusak citra kegiatan ini mending dicegat langsung dari bandara," terang dia.

(bx/ade/bay/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia