Rabu, 19 Sep 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Buleleng dapat 332 Formasi CPNS, Bangli Belum Kantongi Data

Rabu, 12 Sep 2018 12:38 | editor : I Putu Suyatra

Buleleng dapat 332 Formasi CPNS, Bangli Belum Kantongi Data

I Dewa Ketut Puspaka (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SINGARAJA - KemenPAN-RB menyetujui usulan formasi CPNS Pemkab Buleleng s 332 formasi dari 365 formasi yang diusulkan ke pusat untuk tahun 2018.  Sekertaris Daerah Buleleng, I Dewa Ketut Puspaka saat dikonfirmasi Bali Express Senin (10/9) siang membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, jumlah formasi tersebut disampaikan KemePAN-RB dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Pengadaan CPNS di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tahun 2018 di Jakarta, 6 September lalu.

Dalam Rapat yang diwakili Asisten II Sekda Buleleng bersama BKSDM Buleleng, KemenPAN-RB menyetujui 332 dari 365 usulan formasi CPNS di tahun 2018 ini."Kami patut bersyukur, Buleleng mendapat jatah 332 formasi CPNS dari MenPANRB. Dari pusat, jadwalnya masih tentative (sementara). Sekarang sudah ada peluang, segera lakukan persiapan untuk pendaftaran," beber Puspaka.

Dari 332 formasi CPNS yang disetujui pusat, mereka dipersiapkan akan mengisi sejumlah pos. Diantaranya Tenaga Pendidik 158 orang, Tenaga Kesehatan 126 orang, Tenaga Teknis/Infrastruktur 37 orang. Selain itu 11 orang Tenaga Honorer Eks K2 (Database Menpan) juga akan diberikan kuota. 

Tahap pendaftaran dan verifikasi administrasi akan dilaksanakan pada pertengahan September hingga pekan kedua Oktober 2018. Pendaftaran akan dilakukan secara serentak melalui situs sscn.bkn.go.id.

"Rencananya, pendaftaran dimulai 19 September ini, namun sewaktu-waktu bisa berubah. Pendaftaran melalui online, semua pusat menentukan, kita hanya memfasilitasi saja. Kapan mulai testingnya, dimana tempat testingnya, karena pelaksanaan testing dilakukan di Kantor Regional 10, BKN Denpasar," ungkapnya.

Terkait Tenaga Honorer Eks K2, Sekda Puspaka menjelaskan, Honor Daerah (Honda) sebanyak 11 orang, tidak serta merta langsung lolos menjadi CPNS, mereka nantinya juga mengikuti tahapan seleksi.

"Tenaga honor daerah itu kan terus dievaluasi. Status K2 itu, waktunya mulai mengabdi, nanti itu dievaluasi, termasuk ikut testing (CPNS) nantinya. Tidak serta merta langsung lolos, dan diangkat. Harus di tes juga kompetensinya,"imbuhnya. 

Sedang Pemkab Bangli belum mendapatkan data pasti berapa formasi CPNS yang didapat. Meski begitu, seperti ditegaskan  Selasa (11/9) kemarin,  Bangli diyakini juga mendapatkan kuota formasi CPNS tersebut. Walaupun untuk jumlahnya belum diketahui.

Sekda Bangli, Ida Bagus Giri Putra saat dihubungi awak media kemarin menjelaskan, ketika mendapat undangan dari Kemen PAN RB, pihak Pemkab Bangli berhalangan hadir. Karena disaat yang bersamaan Bupati Bangli sendiri tengah berkabung.

Sedangkan Kabid Formasi dan Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Bangli, Ketut Mega Ada juga menyampaikan hal serupa. Waktu yang bersamaan antara berkabungnya Bupati Bangli membuat pihaknya tidak bisa memenuhi undangan Kemen PAN RB. Itulah yang membuat informasi resmi formasi CPNS di Kabupaten Bangli sampai kemarin belum diumumkan.

“Kalau di kabupaten lain, memang terkait rekrutmen CPNS telah diumumkan. Tapi situasi kami saat itu masih berkabung. Yang jelas, mengenai hal itu kami sebenarnya juga sudah membicarakannya dengan pihak kementerian,” ucapnya.

Karena itulah, meski tidak bisa menghadiri undangan Kemen PAN RB, sudah ada proses yang dilakukan kementerian terkait dengan kebutuhan CPNS di Bangli. Sebab seperti paparannya, pihak BKD-PSDM Bangli sebelumnya telah mengusulkan bezetting terkait kebutuhan pegawai di Bangli yang mencapai 1.560 pegawai.

Kemudian setelah dilakukan evaluasi Kemen PAN RB melalui sistem zero growth sesuai dengan batas usia pegawai (BUP), maka jumlah kebutuhan berkurang menjadi 226 pegawai, yang seluruhnya tenaga pendidik dan kesehatan. 

“Cuma kami tidak bisa memastikan apakah 226 yang kami usulkan mendapatkan persetujuan atau tidak. Yang jelas, untuk Pemkab Bangli (pasti) akan mendapatkan kuota rekrutmen CPNS. Sebab kami sudah memenuhi persyaratan. Cuma angkanya itu yang belum berani kami pastikan, karena kabupaten sendiri yang harus mengambil langsung dokumen ke Kemen PAN. Rencananya besok pagi akan menghadap pak Bupati, jika sudah disetujui, sorenya kami langsung ke Jakarta,” pungkasnya.

(bx/dik/wid/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia