Rabu, 21 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Tidur Bugil, Bule Norwegia Digagahi Housekeeper, Ini Alasan Pelaku

Kamis, 13 Sep 2018 19:05 | editor : I Putu Suyatra

Tidur Bugil, Bule Norwegia Digagahi Housekeeper, Ini Alasan Pelaku

KORBAN: PCNS, korban pemerkosaan yang dilakukan housekeeper di Kuta Selatan. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Seorang pelajar sekolah penerbangan PCNS, 22, asal Norwegia yang tinggal sementara di Be Home Luxury Vila Banjar Langui nomor 300 Desa Ungasan Kuta Selatan, Badung, menjadi korban nafsu seorang housekeeper, Putu Ajus Novan Arya Sutawinaya, 30. Pelaku sendiri mengaku dalam kondisi mabuk dan merasa diberi peluang. Pasalnya korban tidur bugil saat pelaku memperbaiki shower di kamar tersebut.

Menindaklanjuti laporan korban LP-B/250/IX/2018/Bali/Resta Dps/Sek Kutsel tanggal 12 September 2018, pelaku yang tinggal di Jalan Pulau Batanta Denpasar tersebut diamankan di tempatnya bekerja yang merupakan TKP pemerkosaan. Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Kuta Selatan hari itu juga.

Dari keterangan korban saat itu pada Jumat (10/9) korban bersama rekannya ATO, 23, check in di TKP. Kemudian Sabtu (11/9) keduanya lalu pergi ke Omnia Pecatu, lalu ke Singgle Pin Pecatu, dan tiba di Vila pukul 22.00. Bersama rekan lainnya korban lalu berenang di kolam sambil minum - minum.

Kemudian korban naik ke kamarnya di lantai II untuk mandi air hangat. Lantaran tidak bisa menggunakan shower air hangatnya, lalu korban meminta bantuan ke pelaku untuk menghidupkannya. Saat itu korban sudah selesai mandi dan masuk ke kamar tidurnya.

"Korban pun langsung tidur saat itu dalam kondisi telanjang bulat. Beberapa saat kemudian korban terbangun dengan tubuh sudah ditindih oleh pelaku," kata Kapolsek Kuta Selatan AKP Doddy Monza pada Kamis (13/9).

"Pelaku diduga melakukan pemerkosaan ketika korban sedang tidur," jelasnya.

Korban kemudian memberitahu rekannya dan diantar melapor ke Mapolsek. Pelaku dan barang bukti berupa bed cover yang ada bercak darahnya, celana dalam laki - laki dan wanita, handuk putih dan selimut.

"Pelaku telah mengakui melakukan hubungan badan dengan korban. Pelaku melakukan hubungan badan tersebut karena pengaruh alkohol dan pelaku merasa diberi peluang oleh korban untuk melakukan hubungan intim," ungkapnya. Pelaku kini dijerat pasal 285 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. 

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia