Senin, 10 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Terbukti Menjambret, Tukang Ojek Dituntut 1,5 Tahun

11 Oktober 2018, 09: 20: 58 WIB | editor : I Putu Suyatra

Terbukti Menjambret, Tukang Ojek Dituntut 1,5 Tahun

Ilustrasi (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Dinilai terbukti melakukan aksi penjambretan, seorang tukang ojek yang biasa beroperasi di wilayah Legian, Kuta, atas nama Komang Kariawan,25, dituntut dengan hukuman selama satu tahun dan enam bulan.

Tuntutan itu disampaikan Jaksa Nyoman Triarta Kurniawan selaku penuntut umum dalam sidang lanjutan yang digelar kemarin di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, kemarin (10/10).

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Hakim I GN Putra Atmaja, penuntut umum menilai perbuatan terdakwa terhadap korbannya Suzan Lea Zakhia, terbukti memenuhi unsur pidana Pasal 362 KUHP sebagaimana yang disampaikan dalam surat dakwaan.

“Menuntut supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana kepada terdakwa Komang Kariawan dengan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan dikurangi masa penahanan sementara,” ujar penuntut umum.

Atas tuntutan itu, terdakwa memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim. Hal tersebut dia sampaikan dalam pembelaan lisan menjelang berakhirnya sidang. Intinya dia menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.


Aksi penjambretan yang dilakukan terdakwa terjadi pada 17 Juni 2018 sekitar pukul 00.30. Lokasinya, di Jalan Melasti, Kelurahan Legian. Saat itu, terdakwa sedang berkeliling mengendarai sepeda motor Honda Beat hitam dengan nopol DK 7183 CU.


Pada saat yang sama, korban atas nama Suzan Lea Zakhia melintas bersama saksi Pierre Zakhia di jalan yang dilalui terdakwa. Korban jalan dengan menggenggam ponsel merek Iphone dengan tangannya. "Saat itu muncul niat terdakwa mengambil ponsel milik korban," sambung jaksa saat menyampaikan surat dakwaan di awal persidangan.

Niat terdakwa itu dilakukan dengan memepet korban. Begitu jarak dengan korban sudah dekat, terdakwa langsung merampas ponsel korban dengan tangan kirinya.

Lalu terdakwa memacu gas sepeda motornya dan melarikan diri ke arah Jalan Padma. Akibat perbuatan terdakwa tersebut, korban mengalami kerugian paling sedikit Rp 2,5 juta.

(bx/hai/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia