Senin, 22 Oct 2018
baliexpress
icon featured
Politik

Parpol di Karangasem Tak Daftarkan Akun Medsos

Jumat, 12 Oct 2018 11:16 | editor : I Putu Suyatra

Parpol di Karangasem Tak Daftarkan Akun Medsos

Ilustrasi (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, AMLAPURA -  Masa kampanye Pemilu 2019 sudah dimulai. Data di KPU Karangasem, tidak ada partai politik (parpol) peserta pemilu di Karangasem mendaftarkan akun media sosial (medsos) yang digunakan kampanye atau sebatas mensosialisasikan keberadaan parpol maupun calegnya. Hal itu dibenarkan Ketua KPU Karangasem Putu Deasy Natalia, Kamis (11/10) kemarin. 

Mengacu PKPU 23/2018 tentang Kampanye, masing-masing parpol wajib mendaftarkan akun medsosnya. Tiap parpol maksimal mendaftarkan 10 akun untuk masing-masing medsos. Terkait dengan peraturan itu, pihak KPU sudah berulang kali menyampaikan ke parpol. Namun tetap tidak ada daftar. "Karena memang tidak punya akun atau bagaimana. Itu kami tidak tahu. Yang pasti tidak ada parpol daftarkan akun," tegas Deasy. Di sisi lain,  kampanye di medsos mulai ramai, khususnya facebook menggunakan akun yang foto dan namanya identik dengan sejumlah caleg di Karangasem. Deasy pun mengimbau, akun yang menggunakan nama caleg agar mendaftarkan akunnya melalui parpol supaya bisa kampanye di medsos. "Caleg tidak bisa daftarkan medsos. Yang wajib mendaftarkan itu parpol," sambung Deasy. Ketika parpol sudah mendaftarkan akunnya, maka Bawaslu lebih mudah melakukan pengawasan. 

 Ketua Bawaslu Karangasem I Putu Gede Suastrawan mengakui, tidak ada tembusan dari KPU Karangasem terkait pendaftaran akun medsos parpol. Pihaknya pun kesulitan melakukan pengawasan. Sama halnya dengan KPU, Suastrawan juga mencurigai  banyak akun medsos mulai gencar kampanye menggunakan akun yang nama dan fotonya sama dengan caleg. "Kami tidak bisa menindak, karena tidak tahu itu apakah itu benar milik caleg bersangkutan atau ada orang lain sengaja menggunakan nama dan foto caleg," ungkap Suastrawan. Berbeda ketika akun tersebut terdaftar secara resmi di KPU. Itu akan memudahkan pengawasan karena akunnya jelas, datanya tercatat di KPU. Ada tembusan ke Bawaslu.Sejauh ini, Bawaslu kesulitan mengawasi akun medsos yang digunakan kampanye  tapi tidak terdaftar.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPD Nasdem Karangasem Made Juwita membantah pernyataan KPU yang menyebut tidak ada parpol daftarkan akun medsos. Katanya, Nasdem Karangasem daftarkan facebook dengan nama akun Nasdem Karangasem. Nasdem hanya daftarkan satu akun sajam.  Itu akan digunakan kampanye. "Akun itu dipakai bersama para caleg Nasdem," ujarnya. Terkait tahapan secara umum Pemilu 2019, anggota DPRD Karangasem itu meminta Bawaslu bersikap tegas. Pihaknya berharap agar baliho kampanye yang melanggar agar ditertibkan. "Alat peraga kampanye difasilitasi KPU. Kalau memang melanggar, harus ditertibkan," jelas Juwita.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia