Senin, 27 May 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Karyawan Bobol Gudang Majikan di Buleleng

16 Oktober 2018, 07: 53: 33 WIB | editor : I Putu Suyatra

Karyawan Bobol Gudang Majikan di Buleleng

BARANG BUKTI: Kasatreskrim Polres Buleleng AKP Mikael Hutabarat menunjukkan spare part hasil curian Ketut S. (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Ketut S, 20 terpaksa  harus berurusan dengan hukum. Pria asal Banjar Dinas Dauh Munduk, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan bukannya menjaga barang yang tersimpan di gudang milik majikannya. Pelaku malah nekat membobol bengkel milik bosnya sendiri, pada Sabtu (29/9) lalu sekitar pukul 08.00. 

Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Mikael Hutabarat, Senin (15/10) menjelaskan, Ketut S bekerja di bengkel UD Edie Arta Motor milik korban Gede Ngarsa, 36. Rupanya pelaku menggunakan kesempatan saat situasi bengkel dalam keadaan sepi. Dengan mudah ia mengambil sejumlah spare part motor, yang tersimpan di dalam gudang bengkel milik bosnya itu. 

Begitu barang berhasil dicuri, selanjutnya barang tersebut langsung disimpan oleh pelaku di dalam jok sepeda motor miliknya. Beruntung aksi ini dengan cepat diketahui oleh korban.  Saat mendatangi gudang, korban langsung melakukan pengecekan barang. Saat dicek itu lah, beberapa spare part motor miliknya diketahui telah hilang. 

Geram atas ulah pegawainya, korban Ngarsa langsung melaporkannya ke Mapolsek Sawan, dengan nomor laporan LP/32/IX/2018/Bali/Res Bll/Sek Swn tanggal 29-9-2018. Berbekal laporan tersebut, polisi pun begegas melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Modusnya pelaku bekerja di sana, kemudian mengambil barang-barang milik majikannya tanpa sepengetahuan majikannya. Kami tangkap beberapa hari kemudian. Barang bukti belum sempat dijual, dan ada beberapa spare part yang dipakai sendiri," terang AKP Hutabarat. 

Dari tangan pelaku Ketut S, polisi berhasil menyita tiga buah kiprok Vario, dua buah CDI Supra, dan satu buah tutup CVT sepeda motor. Diperkirakan, total spare part itu senilai Rp 800 ribu. Atas aksinya, Ketut S dijerat dengan pasal 364 KUHP, dengan ancaman hukuman enam bulan penjara.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia