Senin, 19 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Kepepet Bayar Asuransi, Putu Desi Gondol Tas Mantan Kekasihnya

Minggu, 21 Oct 2018 20:04 | editor : I Putu Suyatra

Kepepet Bayar Asuransi, Putu Desi Gondol Tas Mantan Kekasihnya

GEREGETAN: Tak diberi uang Rp 5000, Putu Desiyana gondol tas mantan kekasihnya. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Jajaran Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat mengamankan pelaku pencurian yang tidak lain mantan kekasih korban, yang bernama Ni Luh Putu Desiyana Hariswa, 28, pada Selasa (16/10) pukul 17.30 di Jalan Gunung Soputan. Setelah mencuri barang mantan kekasihnya Wayan Agus Mulianto, 29, pada Sabtu (13/10) pukul 10.00. Sialnya, aksi ini dilakukan karena pelaku kepepet tak bisa bayar asuransi.

Saat itu pelaku mendatangi korban di tempat usahanya, salah satu laundry di Jalan Gunung Soputan dengan tujuan meminjam uang Rp 10 ribu. Usai diberi uang, pelaku kembali meminta uang Rp 5000. Setelah mendapatkan uang Rp 15 ribu, kembali pelaku meminta uang Rp 5000 lagi. Permintaan tersebut kemudian ditolak oleh korban lantaran tidak memiliki uang lagi.

"Pelaku ketiga kalinya minta uang tapi ditolak oleh korban. Alasannya ndak punya uang," ungkap Kapolsek Denpasar Barat Kompol Adnan Pandibu pada Minggu (21/10).

Tak terima permintaannya ditolak, pelaku kemudian mengambil handphone korban. Pengakuannya handphone tersebut diambil dari saku korban. "Sempat bertengkar dan keduanya kemudian diamankan oleh warga sekitar lalu diajak ke banjar," jelasnya.

Sesampainya di banjar pelaku lalu kabur kembali ke TKP untuk mengambil tas kompek milik korban. Selanjutnya pelaku kabur menggunakan sepeda motor mio miliknya. Di dalam tas tersebut terdapat uang tunai Rp 500, STNK, SIM C, KTP, ATM dan kuitansi peminjaman uang.

Malam harinya korban menghubungi pelaku melalui pesan singkat agar pelaku bersedia mengembalikan tas korban. Namun pelaku membalas pesan korban, apabila korban menginginkan tasnya, agar menyelesaikan baik - baik permasalahannya di rumah Klungkung.

Tak berselang lama korban menerima SMS Banking bahwa ada penarikan sejumlah uang di dalam ATM-nya. "Laporannya ketarik sebanyak tiga kali dengan jumlah keseluruhan Rp 5 juta," jelasnya.

Atas kejadian tersebut korbam kemudian melapor ke Mapolsek Denpasar Barat. Setelah dilakukan penyelidikan pelaku akhirnya diamankan di Jalan Gunung Soputan sekitar pukul 17.30. Setelah diintrogasi petugas, pelaku mengakui semua perbuatannya. Uang tersebut dipergunakan untuk membayar asuransi Allianz sebesar Rp 2,4 juta, membeli bensin Rp 15 ribu, makan Rp 35 ribu dan uang sisanya belum sempat digunakan. Kini tersangka dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. 

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia