Senin, 19 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Dewa Satria Koleksi Seribuan Kaset, Ini yang Dia Rasakan

Minggu, 21 Oct 2018 20:35 | editor : I Putu Suyatra

Dewa Satria Koleksi Seribuan Kaset, Ini yang Dia Rasakan

KASET: Salah seorang pemuda tengah menjual kaset tape hasil koleksinya di Plaza Renon, Denpasar, Minggu (21/10). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Zaman sekarang kaset tape sudah jarang dipergunakan untuk mendengarkan musik oleh seseorang. Namun berbeda dengan pemuda asal Batubulan, Gianyar yang bernama Dewa Satria Bayu, ini. Sampai saat ini dia masih tetap menggunakan kaset tape. Ketika diwawancarai di Denpasar Minggu (21/10) ia mengaku mengoleksi hampir satu kamar kaset tape dari berbagai aliran musik.

Dia menjelaskan kaset yang ditaruh pada ruangan khusus di ruamahnya berjumlah 1.000 kaset. Ada yang masih disegel, ada juga yang sudah buka dan sempat dipakainya. Lantaran rata-rata koleksinya itu mulai dari lagu yang hits pada tahun 80-an sampai 2016. “Awalnya suka mengoleksi saja, tapi saat ini saya sudah mulai jual secara online. Harganya mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 600 ribu,” terangnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group).

Mahal atau murahnya kaset yang dijual sesuai dengan langka, kondisi kaset atau artisnya. Di samping itu ada juga kaset yang ditandatangani oleh penyanyinya langsung ketika Bayu bertemu di salah satu konser ataupun event. Disinggung penggemar kaset tape ia mengaku kebanyakan orang dewasa, dan  beberapa dari kalangan remaja.

Mereka yang berasal dari kalangan muda dikatakan hanya sebatas penghobi dan pengoleksi saja. “Kalau orang yang suka seni musik, dan gemar dengan artisnya pasti ia akan memilih memakai kaset tape. Karena dirasa ada penjiwaan ketika mereka memegang kotak kaset terlebih berisi tandatangan artisnya langsung. Berbeda jika mendengar di mp3 atau online dirasa kurang menjiwai,” ungkap pemuda 24 tahun tersebut.

Lanjutnya, dia mulai menjual langsung maupun secara online kasetnya tersebut sejak tahun 2014 lalu. Dalam satu bulan bisa 10 sampai 30 kaset yang terjual dari berbagai aliran musik. Begitu juga saat pelaksanaan event seperti yang berlangsung di Plaza Renon sejak 20 – 21 Oktober 2018, ia mengaku satu hari 30 kaset laku dibeli. Sedangkan yang dijual secara online pembelinya dikatakan banyak dari luar Bali.

Tampak salah satu kolesksinya yang langsung ditandatangai artisnya ada group band The Sigit. Selain itu lagu pramuka, sampai pidato Presiden Ir. Soekarno ada di koleksinya tersebut. “Memang kalau menggunakan kaset tape sedikit ribet, karena harus buka tape lagi. Belum ditambah benang kasetnya rusak harus diperbaiki. Tapi kalau sudah sering kita bersihkan pasti akan bertahan lama, cukup bersihkan menggunakan kapas supaya tidak jamuran,” jelasnya.

Pada tempat yang sama, salah satu pengunjung yang tengah melihat kaset diketahui bernama Agung Kris mengaku sejak muda gemar mengoleksi kaset tape. Ia ketagihan setiap mendengar lagu kesukaannya harus dibarengi dengan bendanya langsung. “Beda saja rasanya kalau kita menggunakan kaset tape. Seperti ada jiwa dan semangatnya saat mendengarkan lagu tersebut,” imbuh  ayah dua anak tersebut. 

(bx/ade/bay/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia