Senin, 19 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Politik

Koster Target PDIP Rebut 5 Kursi DPRRI, Hasto akan Menari Kecak 3 Jam

Minggu, 21 Oct 2018 20:48 | editor : I Putu Suyatra

Koster Target PDIP Rebut 5 Kursi DPRRI, Hasto akan Menari Kecak 3 Jam

RAKORDA: Sekjen DPP PDIP Hasto Kristyanto memberikan pengarahan saat Rakorda PDIP Bali, Minggu (21/10). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Jajaran DPD PDIP Bali menggelar Rakorda (Rapat Koordinasi Daerah), terkait pemenangan Pemilu Legislatif dan Pilpres, Minggu (21/10). Dalam pemaparannya, Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster, menegaskan partainya mesti mampu menambah kursi secara maksimal. Bahkan menarget menang Pilpres 80 persen di Bali.

Rakorda PDIP Bali dihadiri oleh Sekjen DPP PDIP Hasto Kristyanto, Ketua DPD PDIP Bali yang juga Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Sekjen Erick Sutarduga, jajaran pengurus lainnya termasuk Ketua DPP Made Urip.

Koster menyampaikan bahwa PDIP di Bali menarget naik, bahkan dirinya sudah merinci kenaikan perolehan kursi. Dia mengatakan untuk DPR RI, ada 9 kursi saat ini PDIP punya 4 kursi. “Untuk Pileg tahun 2019, kami target dapat 5 kursi,” jelas Ketua DPD PDIP yang juga Gubernur Bali ini.

Sedangkan untuk di DPRD Bali, dari 55 kursi saat ini PDIP memegang 24 kursi. Dengan perolehan kursi ini, PDIP mentarget naik. Tak  tanggung – tanggung, Koster pasang angka 32 kursi. “Misalnya untuk dapil Tabanan, saat ini ada 3 kursi dari PDIP, dari total 6 kursi. Kami target naik menjadi 4 kursi,” jelas Koster.

“Yakin bisa, karena kader kita Bupati dan Ketua DPC Wakil Bupati,” sambung politisi asal Sembiran, Buleleng ini.

Kemudian untuk, Denpasar dari 4 kursi menjadi 5 kursi, sedangkan Badung dari 2 kursi menjadi 3 kursi. Sedangkan Jembrana dengan jumlah total 4 kursi, dan saat ini sudah dapat 2 kursi. PDIP ingin bertahan di dua kursi. Buleleng dengan kuota 12 kursi, sekarang dapat 5 kursi. Target naik sampai 7 kursi. “Dari hasil simulasi kalau suara diasumsikan sama dengan 2014, Buleleng sudah naik 1 kursi. Dengan adanya tokoh baru sekelas Pak Ketut Rochineng, kami target 7 kursi,” sambungnya.

Untuk Bangli, tetap 2 kursi dari 3 kursi yang ada di dapil Bangli. Sedangkan dari Karangasem, saat ini dapat 2 kursi, target naik menjadi 3 kursi. “Tidak mau tahu harus naik satu kursi,” imbuh Koster.

Sedangkan Klungkung dengan kuota 3 kursi, saat ini dapat 1 kursi. Koster menarget agar Klungkung bisa dapat 2 kursi. Sedangkan di Gianyar, kuota 6 kuri, saat ini dapat 3 kursi. Koster pasang target menjadi 4 kursi. “Harus ada bonus kursi dari Bupati Gianyar,” sambungnya.

Sedangkan untuk Kabupaten/Kota juga ditarget naik. Misalnya untuk Denpasar, dari 18 kursi menjadi 23 kursi, total kursi di Denpasar 45 kursi. Kemudian untuk Badung, dari 16 kursi menjadi 23 kursi dengan total kursi 40. Untuk Tabanan dari 40 kursi saat ini dapat 16 kursi, target yang dipasang menjadi 27 kursi. Sedangkan untuk Jembrana dari 35 kursi, PDIP sudah memegang 14 kursi. Mesti dinaikan menjadi 18 kursi. Untuk di Buleleng dari 45 kursi, saat ini PDIP dapat 15 kursi, mesti dinaikan menjadi 23 kursi. Bangli dari 13 kursi mesti naik menjadi 16 kursi, dari total kursi DPRD Bangli 30 kursi. Sedangkan untuk Karangasem, dari 45 kursi saat ini dapat 12 kursi dari 45 kursi. Target naik menjadi 16 kursi.

Sedangkan untuk Gianyar, dari 40 kursi sudah dapat 16 kursi, mesti naik menjadi 21 kursi. Sedangkan Klungkung dari 30 Kursi dapat 7 kursi, ditarget menjadi 12 kursi. “Teman – teman juga bekerja mesti jelas, jangan bertengkar sesame PDIP. Namun yang jadi lawan adalah partai lain. Jangan saling serang, tapi bagi wilayah yang benar. Kalau saling serang, nanti menguntungkan musuh,” harap Koster.

Sedangkan Untuk Pilpres, Koster menarget kemenangan Jokowi – Ma’ruf adalah 80 persen di Bali. Dari 71,4 persen dalam Pilpres sebelumnya.

Sedangkan Hasto Kristyanto menyampaikan harapan - harapan kepada jajaran kader untuk bisa menang di Bali secara multak. Namun Hasto meminta wartawan untuk menunggu di luar, karena rapat akan dilakukan secara tertutup.

Namun dia juga mengatakan, untuk Pilgub Bali dirinya belum bayar kaul. Dia punya kaul kalau Koster – Cok Ace menang, akan menari kecak 3 jam. “Saya sudah sempat konsultasi ke Ida Bhagawan. Dan saya akan dilatih khusus, disiapkan khusus untuk menarik kecak,” ujarnya.

Hasto usai acara mengatakan, posisi Jokowi – Ma’ruf dalam survei terakhir menang di angka 61 persen. “Ada daerah yang kuat, mesti dikuatkan lagi, ada yang belum bisa kuat mesti tambah kuat. Kami yakin misalnya di Jawa Barat, dengan sosok Kyai Ma’ruf Amin, dan jajaran sampai Kang Emil siap mendukung akan bisa dapat suara maksimal juga,” urainya.

Sedangkan untuk menari Kecak, Hasto mengatakan akan dilakukan saat kampanye rapat umum, Hasto akan ikut menari kecak selama tiga jam. “Itu kaul saya, akan saya laksanakan pas kampanye rapat umum, saya akan menari kecak,” tegasnya. 

(bx/art/bay/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia