Rabu, 21 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Warung Kecil Sajikan Menu Makanan Organik, Pantang Gunakan Plastik

Selasa, 06 Nov 2018 12:35 | editor : I Putu Suyatra

Warung Kecil Sajikan Menu Makanan Organik, Pantang Gunakan Plastik

SEHAT : Warung Kecil tak hanya suguhkan menu sehat berbahan organik, tapi beri edukasi pelanggan untuk peduli kebersihan lingkungan. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, SANUR - Tren gaya hidup sehat tidak saja terbatas pada  pola olahraga  yang dilakukan, namun juga memengaruhi pola konsumsi makanan masyarakat. Mau ikut sehat dengan pola makan yang lebih baik? Coba datang ke Warung Kecil di Sanur.

Jika satu dekade lalu restoran atau rumah makan cepat saji sangat digemari  masyarakat, kini
tren itu mulai bergeser ke jenis makanan organik yang diolah dengan bahan-bahan alami. 
Tidak saja dilakukan di rumah,  namun penyajian menu makanan organik dan sehat ini, juga sudah merambah industri kuliner yang ada di Bali,  khususnya di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.


Salah satu destinasi kuliner di Bali yang menyajikan menu makanan berbahan baku organik dan menjamin makanan yang disajikan bebas penyedap kimiawi adalah Warung Kecil Sanur yang berlokasi di Jalan Duyung No 1 Sanur.


Sesuai dengan namanya,  Warung Kecil ini memang benar-benar sebuah warung yang berukuran 3x4 meter, cukup kecil untuk ukuran  sebuah warung dengan dapur produksi sekaligus.  Makanya, untuk areal indoor, Warung Kecil hanya menyediakan tiga unit meja dan kursi untuk para tamunya.


Manager Warung Kecil, Ega,  ketika ditemui Bali Express kemarin, mengatakan konsep dari Warung Kecil ini adalah warung makan yang menyediakan menu makanan berbahan baku organik kepada wisatawan asing yang datang ke Sanur.  "Jenis makanan yang kami sajikan adalah jenis makanan rakyat,  seperti Nasi Campur,  Tumis Sayuran,  Pergedel,  Tempe Orek, dan lain sebagainya," jelasnya.


Sesuai dengan konsepnya, menu makanan yang disajikan dibuat dari bahan makanan organik yang dihasilkan oleh petani lokal.  Seperti nasi merah yang digunakan adalah beras merah yang dihasilkan oleh para petani di Tabanan.


Sedangkan untuk sayuran dan daging ayam yang digunakan adalah produk yang dihasilkan oleh peternak lokal. "Beberapa sayuran yang kmi pakai adalah sayuran yang kami tanam sendiri. Sedangkan untuk ikan laut,  kami beli lngsung dari nelayan yang ada di Sanur," ungkapnya.
Selain nasi campur dan menu masakan rumahan,  di Warung Kecil ini juga menyediakan Salad,  Burger, Kare Sayuran bagi yang vegetarian, Smothies Bowl.


Perempuan kelahiran  Palangkaraya ini menambahkan,menu makanan yang disajikan, dimasak menggunakan bahan organik tanpa tambahan penyedap rasa kimia dan zat pengawet lainnya.  Sehingga jenis menu masakan yang dihadirkan benar-benar sehat dan bisa memberikan manfaat yang maksimal terhadp kesehatan tubuh.


Operasional Warung Kecil, tidak saja sebatas menyajikan menu makanan yang bersih dari pestisida dan penyedap rasa. Namun, dalam penyajiannya, juga menerapkan konsep ramah lingkungan.


Selain tidak menyajikan makanan makanan dengan menggunakan pembungkus plastik,  kertas makanan dan sejenisnya,  Warung Kecil juga tidak menyediakan sedotan plastik kepada para pelanggannya. "Jika ada yang membeli juice atau minuman lainnya,  kami tidak sediakan sedotan plastik,  kami langsung sajikan minuman tersebut memakai gelas kermik atau gelas beling," lanjutnya.


Kalaupun harus menyediakan sedotan,  misalnya ketika pelanggan membeli kelapa muda utuh dan ingin langsung dinikmati, sedotan yang digunakan dibuat  dari bahan alami, yakni sedotan dari bambu.


Tidak digunakannya produk plastik dalam operasional Warung Kecil, lanjut Ega, adalah salah satu bentuk kepedulian Warung  Kecil terhadap kondisi lingkungan saat ini. "Apalagi lokasi kami di dekat laut, dengan pengurangan penggunaan plastik ini,  kami harap bisa memberikan kontribusi positif terhadap kelestarian lingkungan," tambahnya.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia