Senin, 27 May 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Buka Judi Dadu Saat Piala Dunia, Penjual Kopi Divonis Sembilan Bulan

07 November 2018, 09: 11: 59 WIB | editor : I Putu Suyatra

Buka Judi Dadu Saat Piala Dunia, Penjual Kopi Divonis Sembilan Bulan

Ilustrasi (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Niat Mardiyono, menangguk untung saat momen Piala Dunia dengan menggelar judi dadu berujung bui. Kemarin (6/11),  pria 52 tahun ini diganjar dengan hukuman selama sembilan bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar.

Menariknya, sebelum putusan itu disampaikan Hakim Ni Made Purnami selaku pimpinan sidang, terungkap kalau terdakwa pernah dipenjara karena kasus yang sama.

Itu sebabnya, usai putusan dibacakan, hakim mewanti-wanti Mardiyono untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut. “Nanti jangan diulangi lagi,” tegas Hakim Purnami sebelum mengetuk palu sidang. Tanda persidangan Mardiyono selesai.

Dalam amar putusannya, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana perjudian. Sesuai Pasal 303 ayat 1 ke-2 KUHP sebagaimana dakwaan kedua yang diajukan penuntut umum, Jaksa Dewa Narapati, dalam surat tuntutan. Sebelumnya, terdakwa dituntut dengan pidana selama 15 bulan. Sehingga putusannya kemarin itu lebih ringan enam bulan dari tuntutan.

Terdakwa sendiri ditangkap saat musim Piala Dunia. Yakni pada 11 Juli 2018 dini hari. Sekitar pukul 01.00. Waktu itu, Mardiyono yang sebetulnya pedagang kopi ini mencoba peruntungan dengan membuka arena judi dadu.

Arena itu dibuka di belakang tempat biliar Kubu Anyar, Jalan Pudak Sari, Kuta, Badung. Kebetulan dia juga tinggal di sebuah bedeng tak jauh dari lokasi itu. "Terdakwa sebetulnya jual kopi. Tapi dia memanfaatkan momen piala dunia sambil membuka judi omplong (judi dadu),” tutur penuntut umum usai sidang.

Rupanya tanpa disadari, aktivitasnya saat itu diintai polisi. Saat meladeni dua orang pemain, dia langsung diciduk. Selain dirinya, polisi juga mengamankan tiga buah biji dadu, selembar plastik perlak yang dijadikan alas, satu buah omplong, dan uang tunai Rp 407 ribu.

(bx/hai/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia