Senin, 19 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Aliran Sungai “Tukad Korea” Meluap, Penataan Lanjutan Terganggu

Kamis, 08 Nov 2018 08:46 | editor : I Putu Suyatra

Aliran Sungai “Tukad Korea” Meluap, Penataan Lanjutan Terganggu

BANJIR: Tukad Badung alami banjir pasca hujan lebat turun di hulu Kota Denpasar, Rabu kemarin (7/11). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR – Penataan Tukad Badung atau yang disebut dengan Tukad Korea mendadak “hilang” dari permukaan sungai. Pasalnya pasca hujan lebat turun wilayah Kota Denpasar, Rabu (7/11) menyebabkan sepanjang sungai tersebut tenggelam. Bahkan penataan lanjutan di sungai itu juga ikut terganggu.

Ditemui di tepi sungai, salah satu warga yang mengaku bernama Maharta Adi menjelaskan banjir di sana mencapai 2,5 meter. Sehingga mengakibatkan sarana yang ada di Tukad Badung berada di dalam aliran sungai. “Tadi pagi-pagi saya sudah di sini seperti biasa berjualan, sekitar pukul 05.00 pagi itu sudah tinggi airnya. Padahal hujan jam segitu belum terlalu lebat, mungkin di hulu hujannya yang lebat makanya di sini naik arinya,” terang dia kepada Bali Express (Jawa Pos Group).

Lanjut dia, satu jam kemudian diakatakan airnya sudah mulai menyurut bahkan tak sedikit warga yang akan berbelanja ke pasar menonton dari atas jembatan di sana. Di samping itu salah satu warga juga dikatakan turun ke pinggir sungai melalui tangga yang biasa digunakan. Dikatakan sampai duduk di tempat duduk yang ada, namun dengan kondisi yang terkena air.

“Tadi juga ada yang sampai turun dan duduk di tempat duduk itu. Entah niatnya menyelamatkan sarana itu agar tidak hanyut apa memang iseng, sehingga sempat menjadi tontonan orang-orang yang akan ke pasar,” ungkapnya.

Selain areal Tukad Korea tersebut, proyek penataan lanjutan sungai di sana juga hilang dari permukaan. Bahkan pasir dan koral yang ada proyek penataan tersebut hanyut. Sedangkan batu bata dan beberapa tripek tampak masih ada, lantaran berisi pengganjal yang digunakan untuk mengecor tempat lampu.

Sedangkan dikonfirmasi terpisah, Plt. Kadis PUPR Kota Denpasar, I Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta tidak ada jawaban. Saat ditelepon, ia hanya mengangkatnya dan mendiamkannya begitu saja. Namun yang terdengar seperti dia ada di ruangan rapat.

(bx/ade/bay/yes/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia