Kamis, 13 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Sportainment

Karateka Cilik Buleleng Raih Emas di Belgia

19 November 2018, 08: 14: 11 WIB | editor : I Putu Suyatra

Karateka Cilik Buleleng Raih Emas di Belgia

HARUMKAN BANGSA: Lolak (tengah) saat menyabet emas pada kategori Komite Min 45 di Kejuaraan Dunia Karate yang berlangsung di Belgia 17-18 November 2018. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Karateka cilik asal Buleleng, Komang Sastrawan alias Lolak kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Internasional. Lolak berhasil menyumbangkan emas kategori Komite Min 45 di Kejuaraan Dunia Karate yang berlangsung di Belgia 17-18 November 2018.

Hingga Minggu (18/11) sore ini, Lolak masih berada di Belgia. Ia akan melakoni satu pertandingan lagi di Kategori Kata Perorangan. Keberangkatan Lolak mewakili Indonesia dilakukan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI atas kesuksesannya menjuarai ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang diselenggarakan di Jogjakarta beberapa waktu lalu.

Ketua Umum Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Cabang Buleleng, Nyoman Gede Wandiri Adi mengapresiasi atas raihan cemerlang siswa Kelas II SMP. Menurutnya, Lolak sudah terbukti dua kali mengharumkan nama Indonesia di tingkat Internasional.

Keberhasilan pertama saat duduk di Kelas VI SD, Lolak juga pernah menyabet dua medali emas dalam kejuaraan dunia di Luxembourg tahun 2016 lalu. Ia bertanding di nomor kata perorangan dan kumite perorangan kelas - 28 kg putra. Kala itu Lolak tercatat sebagai satu-satunya altet karate asal Bali yang dikirim mewakili Indonesia ke Open Elhatri Karate Tournament.

Sedangkan keberhasilan yang kedua yakni mempersembahkan emas bagi merah putih di Belgia.“Keberhasilan Lolak semua berkat latihan rutin yang dilaksanakan di ranting Tajun. Dan kami mendorong agar atlet beprestasi di tingkat regional dan Internasional. Selain itu ini berkat supot kita bersama di Lemkari Buleleng bersama Pemerintah Daerah,” ujar Wandira Adi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu sore (18/11).

Sementara itu Kepala Disdikpora Buleleng, Gede Suyasa mengaku bangga atas raihan Lolak selama ini. Lolak sudah terbukti mengharumkan nama Buleleng, Bali dan Indonesia di kancah Internasional.

“Kami sangat bangga punya Lolak, karena berprestasi ditingkat dunia. Tentu ini membanggakan bagi Buleleng, Bali dan Indonesia. Setelah ini harus ada pola pembinaan secara intensif untuk menyelamatkan aset bangsa ini, sehingga anak ini tetap sukses di event berikutnya, sampai usianya dewasa,” ujar Suyasa.

Suyasa menyebut sebelum bertolak ke Belgia, Lolak sempat meminta restu kepada Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana. Lolak diberikan reward oleh Bupati sebesar Rp 20 juta.

Selanjutnya atas raihan prestasi membanggakan ini, pihaknya pun akan kembali berkoordinasi dengan Bupati Buleleng, apakah ada apresiasi lain pasca menjuarai laga di Belgia. “Kami akan diskusikan lagi dengan Bapak Bupati. Kalau beasiswa dia sudah mendapat beasiswa KIP,” tutupnya.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia