Kamis, 13 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Leher Wartama Terjepit Lift Buatannya Sendiri hingga Pingsan di Bangli

21 November 2018, 11: 03: 45 WIB | editor : I Putu Suyatra

Leher Wartama Terjepit Lift Buatannya Sendiri hingga Pingsan di Bangli

MAKAN KORBAN : Lift buatan Ida Bagus Made Wartama, 44, sempat menjepit lehernya saat uji coba pada Minggu (18/11) sore. (HUMAS POLRES BANGLI FOR BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, BANGLI –  Leher Ida Bagus Made Wartama, 44, warga Kelurahan Cempaga, Kabupaten Bangli terjepit lift buatannya sendi. Kejadiannya saat uji coba lift Minggu (18/11) sore. Akibatnya korban pingsan. Akan cepat berhasil ditolong, hingga untuk mendapatkan perawatan medis.

Informasi yang disampaikan Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi Senin (20/11) malam menyebutkan, kejadian tersebut bermula pada Minggu sore sekitar pukul 16.10. Saat itu, seperti kata saksi I Wayan Sugita, 41, korban hampir merampungkan pembuatan lift di bangunan milik I Nyoman Dacin, 48, di Lingkungan Sidembunut, Desa Cempaga.

Setelah proses persiapan, korban akhirnya mencoba lift yang dibuat. “Awalnya itu korban mau mencoba lift yang dia buat. Kemudian dia masuk ke dalam kotak lift tersebut, dan mulai menghidupkan mesin lift,” ucap Sulhadi.

Proses uji coba itu turut disaksikan saksi Sugita dan pemilik bangunan Dacin, dari luar kotak lift. Awalnya pergerakan kotak lift dari bawah ke atas berjalan lancar. Namun siapa sangka, baru sekitar beberapa menit lift itu bergerak, korban yang berada di dalam kotak lift dan posisi sudah diatas tiba-tiba berteriak meminta pertolongan.

“Karena teriakan korban itu, dua saksi itu dengan spontan lalu melihat ke atas. Saat itulah korban sudah dilihat oleh dua saksi itu dalam keadaan terjepit. Posisinya itu, leher korban terjepit antara besi kotak lift dan besi menyangga lift,” terangnya.

Melihat leher korban terjepit, dengan gerak cepat Sugita berlari dan menarik kotak lift agar tidak terus berjalan ke atas. Sedangkan Dacin berlari menuju lokasi sumber listrik, dan mematikan saklar mesin lift. Setelah mesin mati dan lift berhenti bergerak, Sugita dengan cekatan berusaha memotong tali sling lift.

Tak lama kemudian kotak lift itu bisa diturunkan, dan korban juga berhasil diselamatkan. Cuma saat itu kondisi korban sudah dalam keadaan pingsan, dan mengeluarkan darah dari mulut. Makanya oleh kedua saksi, korban langsung dilarikan ke RSUD Bangli.

“Tapi untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif, korban sudah dirujuk ke RSUP Sanglah. Saat ini kondisi korban juga masih dalam tahap observasi,” bebernya, sekaligus menegaskan, saat kejadian mesin lift memang belum diserahterimakan ke pemilik bangunan.

(bx/wid/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia