Sabtu, 15 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Mau Dibawa ke Jawa, Motor Curian Ditimbun Durian

27 November 2018, 10: 10: 16 WIB | editor : I Putu Suyatra

Mau Dibawa ke Jawa, Motor Curian Ditimbun Durian

KELABUI PETUGAS: Pihak Kepolisian Kawasan Laut Gilimanuk saat mengamankan pengiriman motor curian yang disamarkan dengan ditutupi buah durian kemarin sore (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, NEGARA - Upaya pengiriman motor curian keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana berhasil digagalkan Unit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk yang tergabung dalam Unit Kecil Lengkap (UKL). Dipimpin langsung  Kanitreskrim, AKP I Komang Muliyadi, selaku Perwira pengawas (Pawas, Red) petugas berhasil mengamankan pengemudi beserta barang bukti motor curian di dalam areal parkir pelabuhan, sesaat setelah melewati loket tiket.

Kapolsek Gilimanuk, Kompol I Nyoman Subawa saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah berhasil menggagalkan upaya pengiriman motor curian yang diangkut menggunakan kendaraan pikap L300 dengan tujuan Kecamatan Jelebug, Kabupaten Jember, Jawa Timur. “Tadi sore sekitar pukul 15.00 wita, kami amankan satu unit kendaraan pikap L300 nomor polisi P 8049 Q yang mengangkut sepeda motor Yamaha Vixion DK 5259 BK yang mana sesuai laporan motor tersebut merupakan motor curian,” ujarnya.

Kapolsek menjelaskan, modus yang digunakan pengemudi L300, M Haririn untuk mengelabui petugas yang berjaga di pos 1 atau pintu keluar Bali adalah dengan menutupi motor curian tersebut menggunakan ratusan butir buah durian. “Untuk menyamarkan, motor tersebut ditutupi dengan buah durian, kemudian ditutup lagi dengan terpal warna biru,” urainya.

Selanjutnya pengemudi beserta barang bukti motor Vixion serta kendaraan pengangkut yakni pikap L300 diamankan di Mapolsek Gilimanuk untuk kemudian akan diserahkan atau dilimpahkan kepada anggota Polsek Kuta Selatan untuk proses penyidikan lebih lanjut, sesuai dengan di mana tempat perkara terjadi.

Dan dari pengakuan pengemudi, lanjut Kapolsek diketahui kalau dirinya sudah empat kali mengangkut kendaraan dari Denpasar dan tujuan Kecamatan Jelebug, Kabupaten Jember. Sepeda motor tersebut diperoleh dari seseorang bernama Rido yang merupakan tukang bangunan di wilayah Panjer. “Untuk sekali kirim, pengemudi mendapat ongkos angkut sebesar Rp 300 ribu - Rp 350 ribu. Terkadang untuk menyamarkan, si pengemudi juga menutupi sepeda motor yang diangkut sebelumnya dengan barang-barang pindahan rumah ataupun rongsokan,” pungkasnya.

(bx/tor/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia