Kamis, 19 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Petir Menggelegar, Warga Selat Pingsan, Lalu Meninggal

08 Desember 2018, 19: 39: 55 WIB | editor : I Putu Suyatra

Petir Menggelegar, Warga Selat Pingsan, Lalu Meninggal

MENINGGAL: Ni Wayan Cenik saat berada di Puskesmas Selat, Karangasem, Sabtu (8/12). (POLSEK SELAT FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, AMLAPURA - Petir menggelegar, Sabtu (8/12) sekitar pukul 03.00 Wita menimbulkan korban jiwa. Ni Wayan Cenik, 45, asal Dusun Babakan, Desa Peringsari, Kecamatan Selat, Karangasem meninggal. Bukan karena disambar petir, melainkan karena kaget mendengar suara petir.

Informasi yang dirangkum Bali Express (Jawa Pos Group), saat kejadian, hujan mengguyur kawasan itu. Terdengar suara gemuruh.  Cenik yang seorang pedagang terbangun dari tidurnya, hendak melihat cucunya yang masih kecil. Tiba-tiba terdengar suara petir yang sangat keras. Seketika listrik padam. Korban pun kaget, sesak napas hingga tumbang. Melihat kejadian itu, pihak keluarga langsung melarikan korban ke Puskesmas Selat. Sayangnya, saat diperiksa petugas medis Puskesmas Selat, Cenik dinyatakan meninggal.

Keponakan korban, Ni Kadek Astini menuturkan, selama ini korban sering mengaku kaget ketika mendengar suara keras. Salah satunya petir. Sedangkan Kapolsek Selat AKP I Made Sutirta mengungkapkan,  hasil pemeriksaan polisi, korban meninggal bukan karena disambar petir atau kekerasan fisik lainnya. “Korban diduga kaget dan mengalami jantung berdebar mendengar suara gemuruh,” ujar Sutirta.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia