Rabu, 20 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Koster Minta Kader Banteng Tak Saling Sikut dalam Pemilu 2019

09 Desember 2018, 20: 25: 21 WIB | editor : I Putu Suyatra

Koster Minta Kader Banteng Tak Saling Sikut dalam Pemilu 2019

SALAM METAL: Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster saat memberikan yel Salam Metal (merah total) di acara Rakorcab PDIP Buleleng, di Gedung Mr. Ketut Pudja, Minggu (9/12) siang. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster meminta seluruh kader Banteng di Buleleng tetap solid untuk memenangkan PDIP dalam perhelatan Pemilu 2019. Bahkan, dirinya berpesan agar para Caleg PDIP tidak saling sikut satu sama lainnya saat Pileg 2019, baik yang berlaga di DPRD Kabupaten, Provinsi dan DPR RI.

Seruan itu diungkapkan Koster saat menghadiri Rapat Koordinasi Cabang Pemenangan Pemilu 2019 DPC PDIP Buleleng di Gedung Mr. Ketut Pudja, Minggu siang (9/12). Kegiatan itu juga dihadiri Ketua DPC PDIP buleleng Putu Agus Suradnyana, Sekertaris DPC PDIP buleleng Gede Supriatna serta para Caleg DPRD Kabupaten Buleleng, Caleg DPRD Provinsi Dapil Buleleng dan Caleg DPR RI dari Buleleng serta fungsionaris partai.

Di hadapan ratusan kader dan fungsionaris PDIP Buleleng, Koster membakar semangat para kader Banteng agar mengantarkan kemenangan PDIP. Ia berjanji akan turun pada Bulan Januari 2019 untuk membantu para Caleg dari PDIP dalam Pileg 2019. Dirinya akan membaur dengan masyarakat untuk meyakinkan pemilih agar mampu meraup suara siginifikan untuk memenangkan Pemilu 2019.

"Di Buleleng harus menang total kita. DPR RI dari 9 kursi (Dapil Bali, Red), PDIP sudah ada 4 kursi. Nanti pada Pileg 2019 targetnya harus mampu menang 5 kursi," ujarnya disambut tepuk tangan para kader.

Sedangkan untuk DPRD Provinsi, sambungnya, dari 55 kursi pada Pileg 2014, PDIP mampu meraih 24 kursi. Namun pada Pileg 2019, PDIP harus mampu meraih 31 kursi. Dan dari 31 kursi itu, 7 kursi harus dari Buleleng."Sekarang dari 12 kursi asal Buleleng di DPRD Bali, kita harus mampu meraih 7 kursi dari PDIP," imbuhnya dengan penuh keyakinan.

Pun dengan DPRD Kabupaten Buleleng. Saat ini dari 45 kursi yang ada, PDIP mampu meraih 15 kursi. Dalam Pileg 2019 nanti jadi harus mampu meraih 23 kursi. Sebarannya, Dapil I (Kecamatan Buleleng) dari 4 kursi ditarget meraih 5 kursi.

Selanjutnya Dapil II  (Kecamatan) Sawan dari 2 kursi menjadi 3 kursi. Kemudian Dapil III (Tejakula-Kubutmbahan) dari 2 kursi menjadi 4 kursi. Begitu juga Dapil IV (Gerokgak-Seririt) ditarget dari 3 kursi menjadi 5 kursi. Sedangkan Dapil V (Kecamatan Banjar-Busungbiu) dari 2 kursi menjadi 3 kursi. Terakhir Dapil VI (Kecamatan Sukasada) dari 2 menjadi 3 kursi."Sehingga total. 23. Harus bisa ini. Kalau bisa itu berarti sudah 50 persen," imbuhnya.

Agar tercapai target tersebut, Koster meminta seluruh kader solid memenangkan PDIP baik di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat. Ia berpesan seluruh kader untuk tidak saling sikut (saling tikam,Red).

"Maka saya minta kawan kawan semua, seluruh kader partai harus solid. Sing dadi megerengan (Tidak boleh bertengkar, Red). Ngidih olas, jangan bikin konflik sesama teman. Jangan mengganggu teman, jangan saling sikut satu sama lain. Semua harus kerja secara bersama-sama,” bebernya.

Koster menegaskan Caleg dari PDIP yang bergandengan harus linier antara DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi dan DPR RI dari satu partai. Artinya Koster melarang kadernya bergandengan dengan caleg dari partai lain.

“Ini instruksi dari DPP. Saya mewanti-wanti ini. Karena dulu saat Pileg 2014 lalu ada yang maju Provinsi. Sedangkan yang kabupaten dikasi Partai yang lain di desanya. Ga boleh, harus linier. Harus satu jalur. Gak boleh macam-macam. Kalau ada seperti itu akan dikenakan sanksi,” ujarnya.

Di sisi lain, Koster tak lupa mengucapkan terima kasih kepada kader PDIP Buleleng pada Pilgub Bali 27 Juni 2018 lalu. Pasalnya, atas kerja keras seluruh kader, pasangan Koster-Ace memenangkan pertarungan Pilgub Bali dengan meraih suara di Buleleng mencapai 69,2 0 persen.

“Terima kasih kepada seluruh kader dan jajaran DPC PDIP Buleleng karena sudah bekerja keras secara bergotong royong memenangkan Pilgub Bali Juni lalu. Sehingga sukses meraup suara 69,2 persen. Soliditas ini harus tetap kita jaga,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengatakan rakorcab bertema Implemetasi Pola Pembangunan Semesta Berencana di Bali Melalui Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali diikuti oleh 470 peserta. Kegiatan ini  diharapkan untuk meningkatkan solidaritas partai dalam meraih kemenangan.

“Dari total enam dapil di Buleleng, kami memasang target 162.514 suara atau 52,58 persen dari proyeksi suara sah. Sedangkan target dalam Pilpres kami pasang 85 persen,” pungkasnya. 

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia