Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Butuh Bekal ke Kalimantan, Yusuf Curi Motor, Ketangkap, Didor

14 Desember 2018, 09: 12: 40 WIB | editor : I Putu Suyatra

Butuh Bekal ke Kalimantan, Yusuf Curi Motor, Ketangkap, Didor

TAHAN SAKIT: Kedua kaki Yusuf dilubangi usai ditangkap karena mencuri motor (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Seorang laki-laki bernama Muhammad Yusuf, 29, harus menahan rasa sakit di balik jeruji Mapolsek Denpasar Barat setelah kedua kakinya dilubangi oleh Tim Opsnal Polsek pada Kamis (6/12) pukul 16.30 di Jalan Raya Abianbase Dalung.

Dari laporan korbannya Agus Setiawan, 26, dengan LP/446/VIII/2018/Bali/Rseta Dps/Sek Denbar, tertanggal 23 Agustus 2018 bahwa motor Vixion DK 4117 IV miliknya raib saat di parkir di Jalan Merpati gang Kenari nomor 2 Monang-Maning, Denpasar pada Kamis (23/8) pukul 04.00.

"Modusnya masuk ke dalam kamar mengambil handphone dan kunci motor. Kamarnya tidak dikunci," terang Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes H. Widya Dharma Nainhholan pada Kamis (13/12).

Saat itu motor diparkir oleh korban di halaman depan kamar kosnya pada Rabu (22/8) pukul 21.00. Lalu korban masuk ke dalam dan mengecharge handphone. Dan pada pukul 01.00 korban mulai tidur.

Pukul 03.30 tetangga korban terbangun untuk mengemas buah yang akan dijualnya dipasar. Mendapati motor korban tidak ada di parkiran, saksi kemudian membangunkan korban. "Terkejut melihat motornya tidak ada. Setelah di cek hanphone Samsung J2 Prime yang di cas diatas meja juga hilang," ungkapnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut Tim Opsnal melakukan penyelidikan. Barulah pada Kamis (6/12) pukul 16.30 pelaku diamankan di Jalan Raya Abianbase Dalung. Setelah digelandang ke Mapolsek Denpasar Barat dan diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya. Motor tersebut dijual kepada kakak iparnya yang berinisial M di Lombok Barat seharga Rp 3,5 juta.

"Hasil penjualan motor dipergunakan untuk ongkos bekerja di Kalimantan. Samsung J2 dijual Rp800 ribu dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," ucapnya. Tersangka kini dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Sementara motor curian tersebut masih dilakukan pencarian di daerah Lombok.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia