Selasa, 26 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Kolom

Fungsi Analisis Pasar dalam Proses Pengadaan Barang/Jasa

Oleh: Khusnulyustiono, ST*

14 Desember 2018, 10: 13: 04 WIB | editor : I Putu Suyatra

Fungsi Analisis Pasar dalam Proses Pengadaan Barang/Jasa

Ilustrasi (ISTIMEWA)

SEBAGAI sebuah kegiatan rutin yang dilakasanakan dalam penyelenggaraan pemerintahan, kegiatan pengadaan barang/ jasa merupakan kegiatan yang vital. Memang dapat dikatakan “pengadaan” bukanlah segala-galanya, tetapi segalanya akan memerlukan pengadaan, dalam hal ini yang dimaksud adalah pengadaan barang dan jasa. Sebagai kegiatan yang melibatkan banyak pihak dan memerkan waktu yang tidak sedikit, maka kegiatan pengadaan barang/ jasa memerlukan perencanaan yang matang. Jangan sampai terjadi apa yang disebut gagal merencanakan yang sama artinya dengan merencanakan kegagalan. Walaupun kebutuhan barang atau jasa mungkin dirasa cukup jelas dalam proses pengadaan barang/ jasa, banyak resiko yang menghambat tercapainya efektifitas dan efisiensi pengadaan. Mulai dari proses tender yang mungkin berlarut-larut lama atau terus mengalami kegagalan, pemenang tender yang tidak kualified, permasalahan dalam pelaksanaan kontrak, kualitas barang/jasa yang tidak sesuai spesifikasi dengan harga yang tinggi, hingga kegagalan dalam memenuhi ketentuan dalam kontrak menjadi kemungkinan risiko yang mungkin terjadi akibat ketiadaan/ kurangnya informasi serta kesalahan pada proses perencanaan. Untuk menghindari atau setidaknya mengurangi faktor-faktor penghambat tersebut, maka sebelum dilakukannya proses pengadaan perlu dilakukan pengumpulan data dan informasi yang salah satunya melalui Analisa Pasar.

Sebelum pembahasan lebih lanjut, kita tinjau dahulu pengertian Analisa Pasar. Dalam berbagai literatur pengadaan, banyak istilah yang mempunyai pengertian yang sama dengan analisis pasar adalah riset pasar. Riset pasar merupakan cara yang biasa dilakukan oleh pembeli baik sektor publik maupun swasta. Riset pasar menjadi acuan untuk mengambil langkah selanjutnya dalam proses pengadaan barang/ jasa.

Menurut salah satu sumber menyebutkan definisi Riset yaitu pengumpulan informasi tentang subyek tertentu atau pencarian secara hati-hati dan teliti. Riset pasar adalah proses yang berkelanjutan atas pengumpulan dan analisis data terkait berbagai produk dan kemampuan penyedia untuk memenuhi kebutuhan barang/ jasa. Lebih lanjut, riset pasar dijelaskan sebagai proses untuk mempelajari pasar untuk mendapat informasi yang cukup dan relevan dalam membuat pilihan dan keputusan terkait pengadaan barang dan jasa.

Dengan demikian Analisis Pasar dapat didefinisikan sebagai proses mempelajari pasar yang dilakukan secara berkesinambungan melalui pengumpulan dan analisis data untuk mendapat informasi yang cukup dan relevan terkait berbagai produk, praktek bisnis dan kemampuan penyedia guna membuat berbagai pilihan dan keputusan terkait pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan barang/ jasa.

Terkait dengan proses pengadaan barang/ jasa pemerintah, aktivitas Analisa Pasar berhubungan dalam proses penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Sebagaimana tercantum dalam Peraturan  Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 beserta perubahannya pada Pasal 66 menyebutkan, bahwa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menetapkan HPS barang/jasa yang disusun secara keahlian dan dapat dipertanggungjawabkan, yang didasarkan oleh data harga pasar setempat, yang diperoleh berdasarkan hasil survei menjelang dilaksanakannya pengadaan. Survei dapat dilakukan di lokasi di  mana barang/jasa diproduksi atau dilaksanakan kegiatan yang bersangkutan. Pada tahap penyusunan HPS, survei pasar dilakukan untuk mengetahui harga wajar barang/ jasa di mana lokasi kegiatan akan diadakan. Pada intinya Analisa Pasar dilakukan untuk mengetahui bagaimana nantinya minat para penyedia barang/ jasa yang tersedia di pasar tertarik untuk berpartisipasi dalam kegiatan tender setelah suatu paket tender diumumkan. Pasar penyedia barang/ jasa umumnya hanya tertarik jika prosedur pengadaan barang/ jasa bersifat adil, terbuka, dan transparan. Partisipasi para penyedia adalah salah satu faktor penting untuk keberhasilan suatu paket tender. Ketidak adanya penyedia yang mendaftar dalam suatu tender menunjukkan paket tender tidak diminati oleh pasar penyedia dan tentunya berakibat gagal tender.

Semua pihak yang terkait dengan pengadaan barang/jasa perlu dilibatkan dalam survei/analisis pasar. Sebagaimana diuraikan di atas, analisis pasar perlu dilakukan di tahap perencanaan, pelaksanaan hingga manajemen kontrak. Informasi dan pengetahuan pasar yang lebih banyak akan membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik. Analisis pasar pada tahap perencanaan merupakan tanggung jawab Pengguna Anggaran (PA) dan/Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Dalam melakukan analisis pasar, PA/KPA dapat membentuk tim survei dan tim analisis data pasar. Analisis pasar pada tahap ini perlu melibatkan tim teknis, bagian perencanaan, bagian keuangan, dan pengguna akhir.

Analisis pasar akan mempengaruhi keputusan dalam pengadaan barang dan jasa. Selain itu analisis pasar juga memberikan informasi yang sangat penting untuk mengembangkan strategi pengadaan yang efektif, dalam lingkup perencanaan untuk pengadaan barang/ jasa yang penting. Meski memiliki manfaat yang sangat penting, perlu disadari bahwa analisis pasar dapat memakan waktu yang lama serta biaya yang tinggi. Dengan demikian, tidak semua pengadaan/pekerjaan memerlukan analisis pasar yang lengkap, mendalam dan menyeluruh. Pengadaan barang/ jasa yang bersifat sederhana mungkin memerlukan analisa pasar yang sederhana juga dengan alokasi waktu yang singkat.

Pada akhirnya Analisa Pasar menjadi bagian dari manajemen risiko. Analisis pasar perlu dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan tender, dan manajemen kontrak. Semua pihak yang terkait dengan pengadaan barang/jasa perlu dilibatkan dalam survei/analisa pasar. Semakin banyak informasi, data, dan pengetahuan pasar akan sangat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik, sehingga apa yang akan dihasilkan dalam proses pengadaan barang/ jasa  dapat memberikan/mendapatkan nilai manfaat atau tingkat value of money yang tinggi. (*)

*) Pejabat Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/ Jasa Madya Bagian Pengadaan Barang/ Jasa Setda Kab. Badung

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia