Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Klungkung, Target Terendah Tim Jokowi – Amin di Bali

16 Desember 2018, 20: 09: 02 WIB | editor : I Putu Suyatra

Klungkung, Target Terendah Tim Jokowi – Amin di Bali

RAKERDA: Ketua Tim Pemenangan Jokowi - Amin Bali, IGN Alit Kelakan saat Rakerda di Sanur, Minggu (16/12). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Tim Pemenangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin (Jokowi – Amin), merapatkan barisan dengan menggelar Rakerda (Rapat Kerja Daerah) di Hotel Inna Grand Bali Beach, Minggu (16/12). Bali ditarget menang 80 persen. Dari segi pemetaan Kabupaten/Kota, Klungkung ditarget paling rendah yaitu menang 70 persen.

Ketua Tim Pemenangan Jokowi - Amin di Bali IGN Alit Kelakan mengatakan bahwa pemetaan masing – masing Kabupaten/Kota sudah dilakukan dengan target masing – masing. “Kami menarget Klungkung paling rendah, karena Kepala Daerahnya bukan dari partai pengusung. Target kami di Klungkung menang 70 persen,” ungkap Alit Kelakan dalam acara yang juga dihadiri Ketua DPD PDIP Bali yang adalah Gubernur Bali Wayan Koster ini.

Mantan Wakil Gubernur Bali ini mengatakan bahwa, pertimbangan menang 70 persen karena Bupatinya bukan kader dari partai pengusung dan partai pemenang di Klungkung adalah Gerindra. Namun partai pengusung Bupati Klungkung juga ada di Jokowi-Amin, seperti Golkar, sehingga ada rasa yakin menang bisa sampai 70 persen.

Sedangkan Kabupaten dengan target tertingi, adalah Buleleng, Badung dan Tabanan dengan target menang 85 persen untuk Jokowi - Amin. Sedangkan untuk Denpasar, Gianyar, Bangli dan Karangasem target menang 80 persen. Karangasem yakin? Alit Kalakan mengatakan Bupatinya dari Nasdem, yang adalah pengusung dari Jokowi – Amin. “Kami yakin bisa di Karangasem bisa, pertimbangan kepala daerahnya adalah pengusung, Bupatinya Nasdem,” kata Alit Kelakan.

Sedangkan untuk Jembrana target menangnya 75 persen. Secara menyeluruh Jokowi – Amin ditarget menang 80 persen di Bali. “Jembrana targetnya 75 persen, secara menyeluruh menang di Bali dengan target 80 persen,” ujar Alit Kelakan.  

Sedangkan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Amin Kiki Syahnakri banyak memberikan materi untuk memantapkan langkah Tim Pemenangan Jokowi – Amin. Baginya, incumbent memang tidak perlu reaktif untuk bermanuver. Dia menyebutkan bahwa Jokowi sudah paham betul.

“Nanti setelah bulan Februari baru akan sprint, gerak cepat. Tidak usah reaktif, bermanuver dan menanggapi berlebihan pihak lawan,” ungkapnya.

Selain itu dia juga mengatakan, bahwa saat ini gerakan – gerakan Prabowo cenderung sradak – sruduk bahkan malah tidak menguntungkan bagi Prabowo.

“Tapi apakah akan seterusnya seperti itu, atau memang diseting seperti itu. Itu yang mesti diwaspadai,” urainya.

Langkah – langkah bagi Kiki bukan urusan baliho, alat peraga kampanye namun saat ini sudah lebih pada menjaga TPS. “Kunci kemenangan saat ini ada di TPS, bukan lagi urusan baliho dan lainnya,” kata Kiki.

“Namun untungnya saat ini urusan isu – isu agama dan lainnya Pak Jokowi sudah tuntas, rakyat tahu fakta aslinya,” pungkas Kiki.

Sedangkan Ketua Panitia Rakerda Budi Adnyana mengatakan bahwa, jajaran Tim Hukum Jokowi – Amin sempat sudah mendapatkan pengarahan dari Ketua Pemenangan Jokowi – Amin secara nasional Eric Thohir. Pada intinya, dalam situasi yang sudah sangat gencar, digempur dengan hoax kemudian fitnah – fitnah. “Harapannya jangan lagi defensif, namun sudah mulai melawan atau ofensif,” kata Budi Adnyana. 

(bx/art/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia