Selasa, 26 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Puting Beliung Terjang Jembrana, Rusak Empat Bangunan

16 Desember 2018, 21: 04: 37 WIB | editor : I Putu Suyatra

Puting Beliung Terjang Jembrana, Rusak Empat Bangunan

ROBOH : Dapur dan juga rumah milik warga Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana yang roboh diterjang angin puting beliung. (GDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, NEGARA - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Jembrana, Jumat (14/12) memang tidak sampai mengakibatkan banjir. Namun hujan lebat   yang terjadi sejak sore itu, disertai dengan angin puting beliung sebanyak dua kali. Akibatnya empat buah bangunan di Kelurahan Pendem dilaporkan hancur karena terjangan puting beliung.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan Bali Express (Jawa Pos Gruop), sesaat sebelum tejadinya puting beliung, sore itu (jumat, Red) hujan deras melanda wilayah Kelurahan Pendem, Jembrana. Angin puting beliung pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 17.00 wita. Angin yang berputar dengan suara gemuruh itu kemudian menyapu rumah milik, I Ketut Semo, 44. Akibat sapuan angin puting beliung itu bangunan dapur warga di jalan Jalan Putih, Lingkungan Pendem yang kesehariannya bekerja sebagai buruh harian ini atapnya hancur. Beruntung saat atap dapur berhamburan tidak ada orang di dalamnya sehingga tidak menimbulkan korban.

Selang satu jam setelah menghancurkan atap bangunan dapur milik I Ketut Semo,

angin puting beliung kembali muncul di lingkungan Pancardawa, Kelurahan Pendem.Sapuan angin tersebut membuat pohon mangga besar yang tumbuh di halaman SD 1 Pendem dahannya patah dan menimpa kantin sekolah.Akibatnya sebagian atap dan kerangka kayu bangunan kantin sekolah tersebut ambrol.Setelah menumbangkan pohon mangga yang menimpa kantin SD 1 Pendem, angin puting beliung tersebut bergerak dan kemudian menyapu dapur milik, I Ketut Tirta, 31, hingga membuat atap dapur dari genteng itu beterbangan. Selain itu, bangunan dapur yang berdinding gedek tersebut juga roboh. Tidak berhenti samai disitu, terjangan angin puting beliung makin mengganas menyapu rumah tinggal sekaligus dapur milik, Nengah Dandra, 56.Banguan semi permanen beratap asbes milik buruh itu sempat terangkat dan melayang kemudian terhempas ke tanah dan  roboh.

“Anginnya seperti pusaran datang sangat cepat lalu menggulung dan mengangkat rumah saya, setelah diangkat kemudian langsung jatuh ke tanah dan ambruk,” ujar Dandra saat ditemui dirumahnya Sabtu pagi (15/12).

Dari empat bangunan terdampak angin puting beliung itu rumah Dandra yang mengalami kerusakan paling parah dan tidak bisa ditempati lagi. Kejadian yang menimpa warganya tersebut oleh Lurah Pendem, Putu Mahardika kemudian dilaporkan ke BPBD Jembrana. Selanjutnya dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Permana, tim BPBD kemudian turun untuk melakukan pendataan kerusakan dan memberikan bantuan.Mereka juga bergotong-royong membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan serta pohon yang tumbang.

“Dari hasil pendataan, tidak ditemukan adanya korban luka-luka. Hanya kerugian material mulai Rp 1 juta sampai Rp 10 juta dan yang paling parah adalah rumah Nengah Dandra,” ujarnya.

Untuk sementara BPBD Jembrana juga memberikan bantuan darurat berupa terpal, peralatan masak, sembako, dan obat-obatan serta selimut.“Semua korban kami berikan bantuan darurat. Untuk bantuan selanjutnya kami akan laporkan dahulu,” pungkasnya. 

(bx/tor/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia