Minggu, 08 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Kepala Desa se-Jembrana “Curi” Ilmu ke Desa Ponggok

16 Desember 2018, 22: 27: 31 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Kepala Desa se-Jembrana “Curi” Ilmu ke Desa Ponggok

GALI POTENSI : Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan (kanan) diterima Kepala Desa Ponggok, Junardhi Mulyono, saat studi banding, Jumat (14/12) dan Sabtu (15/12). (FOTO HUMAS PEMKAB JEMBRANA FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, KLATEN-Desa Ponggok yang terletak di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah merupakan salah satu desa yang berhasil mengeksplorasi potensi desanya. Desa yang pada tahun 2000 lalu meraih predikat desa tertinggal, kini bertransformasi menjadi desa yang paling sukses dalam pengelolaan potensi setempat. Bahkan di tahun 2017 lalu, BUMDes milik desa setempat meraih pendapatan hingga Rp 14 miliar lebih.

Berkaca dari keberhasilan itu, Wabup Jembrana, Made Kembang Hartawan, pada Jumat (14/12) dan Sabtu (15/12) lalu berkunjung ke Desa Ponggok bersama dengan Kepala Dinas PMD Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya serta rombongan Perbekel, BPD, dan Sekdes se-Jembrana. Tujuannya, mempelajari pengelolaan potensi desa dalam bentuk studi tiru. Rombongan diterima langsung Kepala Desa Ponggok, Junaedhi Mulyono di kantor desa setempat.

Kepala Desa Ponggok, Junaedhi Mulyono mengatakan, dari pengelolaan potensi, kini Desa Ponggok memiliki pendapatan yang cukup besar di bawah pengelolaan BUMDes Tirtha Mandiri. Ada sembilan unit usaha yang dikelola, yaitu tempat wisata, perkreditan, konstruksi hingga perikanan. BUMDes ini tugasnya mengelola potensi-potensi sumber daya alam sebagai ladang penghasilan bagi masyarakat. Salah satunya pengelolaan pariwisata Umbul Ponggok yang saat ini sudah terkenal di media sosial. “Dari hasil tersebut diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat desa, mulai jaminan kesehatan, dana untuk warga kurang mampu, hingga memberikan beasiswa kuliah bagi warga desa,”  ungkap Junaedhi.

Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengatakan, kedatangannya berawal dari informasi di media yang mengekspos keberhasilan Desa Ponggok. Dari keberhasilan itu, dirinya kemudian mengajak kepala desa dan BPD untuk mencari ilmu untuk menggali potensi desa masing-masing. Kembang pun mengajak para kepala desa sebagai pemimpin di desa untuk memiliki mimpi memajukan desanya, berkaca dari keberhasilan Desa Ponggok. Dirinya berharap, desa-desa di Jembrana yang potensinya tidak kalah dari Desa Ponggok, mampu mengembangkan dan mengelola potensinya dengan baik. “Dari memaksimalkan potensi desa, pastinya akan menambah pendapatan desa, dan nantinya dapat berujung pada kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri. Menjadi desa yang mandiri, desa yang maju, yang tentu berujung pada kesejahteraan masyarakat di Jembrana,” ungkapnya.

I Gusti Putu Supradnya, Perbekel Desa Berambang mengaku mendapat dua hal dalam kunjungan ini, yakni tambahan informasi dalam pengelolaan anggaran dan akan mencoba hal yang dianggap sesuai dengan potensi di desanya. “Kunjungan ini sangat bermanfaat, khususnya di desa Berambang yang juga memiliki potensi dalam bidang pariwisata,” pungkasnya.

(bx/tor/aim/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia