Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Sportainment

Crosser Jembrana Wakili Indonesia di Thailand Supercross 2019

19 Desember 2018, 20: 37: 29 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

BERPRESTASI : Crosser muda asal Jembrana, I Kadek Kompyang Fajar Krosiawan saat bertatap muka dengan Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan (kiri), Selasa (18/12) kemarin.

BERPRESTASI : Crosser muda asal Jembrana, I Kadek Kompyang Fajar Krosiawan saat bertatap muka dengan Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan (kiri), Selasa (18/12) kemarin. (GDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, NEGARA - Torehan membanggakan kembali disumbangkan putra asli Jembrana dibidang Otomotif.  Kali ini pembalap muda asal Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana berhasil keluar sebagai juara pertama pada ajang Nasional  Supercross 2018 dikelas 85cc. Atas raihan tersebut, I Kadek Kompyang Fajar Krosiawan,13 yang saat ini duduk d ibangku kelas VIII, di SMP Widiatmika Jimbaran, Kabupaten Badung berhak mewakili Indonesia untuk bertarung di ajang motocross tingkat Asia yakni di kejuaraan Thailand Supercross 2019.

Dengan prestasi tersebut, anak kedua pasangan I Made Sedaleyasa dan Ni Putu Sri Mahayani, yang akrab dipanggil Oca ini menjadi remaja Bali pertama yang berhasil menembus penghargaan tersebut. Didampingi ayahnya, saat bertatap muka dengan Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Selasa (18/12) kemarin dijelaskan Oca untuk bisa meraih berbagai prestasi ini tidaklah mudah. Perlu ketekunan berlatih serta dukungan dari orang-orang yang tepat agar berada dijalur yang benar. Karena itu Ia mengaku tak segan melengkapi kemampuan dirinya dengan berlatih disekolah balap di Jogjakarta dan Kediri.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sudaleyasa “Dalok” sang ayah yang dulunya juga sempat terjun ke olahraga otomotif grastrack. Tak cukup puas dengan apa yan sudah diperoleh anaknya, Dalok pun menambah porsi latihan khusus untuk anaknya dengan mendatangkan instruktur dari Slovenia. Hal itu bisa dilakukannya juga berkat dukungan dari beberapa perusahaan yang turut mensupport anaknya. “Sekarang ini Oca sedang fokus berlatih untuk persiapan Thailand Supercross mewakili Indonesia pada kejuaraan tingkat Asia tahun 2019,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Dalok, selain berlatih, anaknya juga dituntut untuk menjaga kesehatan fisiknya. Bahkan untuk mewujudkannya, ia bersama tim pelatih juga ikut membantu mengatur strategi, mengingat event yang nanti dihadapi menggunakan standar internasional. “Sudah pasti karakteristik rival serta sirkuit yang dihadapi berbeda,” ujarnya.

Dalok juga mengucapkan terimakasih atas berbagai dukungan pemerintah daerah, khsususnya dalam olahraga otomotif. Seperti dengan keberadaan sirkuit Samblong yang dinilainya cukup representatif untuk latihan. Jadi setiap pulang ke Sangkaragung dikatakan Dalok, anaknya tersebut bisa tetap berlatih dan tidak perlu jauh-jauh karena sudah ada yang representatif. “Latihan rutin itu penting, karena pembalap harus tiap hari megang motor agar kondisi tetap terjaga,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengaku bangga atas prestasi yang diraih Oca, yang mana hal ini menandakan anak muda Jembrana  kaya potensi serta banyak prestasi. Keberhasilan tersebut diharapkan Kembang sekaligus menjadi spirit dan motivasi bagi anak muda Jembrana lainnya untuk tetap berprestasi pada berbagai level.  “Tentunya saya sangat mengapresiasi dan berbangga atas capaian ini. Semoga bisa menginspirasi yang lain, untuk menonjolkan prestasi bukan sebaliknya,” terangnya.

Lebih lanjut Pemkab Jembrana disebutnya  sangat mendukung berbagai kegiatan anak muda. “Kami sediakan sarana-prasarana yang bisa dipilih anak-anak muda Jembrana menyalurkan bakat sesuai minat dan hoby. Baik untuk olahraga maupun kesenian. Disana mereka bisa berbagi ilmu dan pengetahuan tentang hobi yang sama. Jadi bisa meminimalkan hal-hal negatif,” urainya.

Selain itu, peran orang tua juga disebut Kembang sangat besar pengaruhnya dalam prestasi anak. Bagaimana orang tua dengan tulus membimbing anaknya mengikuti minat dan passion mereka masing-masing . “Dorongan orang tua dapat memotivasi anak untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” pungkas Kembang.

(bx/tor/aim/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia