Kamis, 17 Jan 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Seniman Coffee Ubud; One Stop Shopping bagi Pencinta Kopi

03 Januari 2019, 11: 19: 11 WIB | editor : I Putu Suyatra

Seniman Coffee Ubud; One Stop Shopping bagi Pencinta Kopi

LENGKAP: Mencicipi kopi sambil mengenal dan mengetahui jenis dan karakter kopi. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, UBUD - Seniman Coffee Ubud, menjadi coffee shop yang tidak asing lagi bagi wisatawan lokal maupun asing yang berwisata ke Bali. Banyak wisatawan yang sengaja datang ke Ubud, untuk menyambangi kedai kopi ini.

Berlokasi di Jalan Sri Wedari Nomor 5 Ubud, Gianyar, Seniman Coffee Ubud selain memiliki rasa kopi yang enak. Tenarnya tempat ini juga tak lepas dari cara penyajiannya yang unik, hingga kelengkapan produk kopi yang dimilikinya.

Bagi pencinta kopi, Seniman Coffee ini tidak saja menjadi tempat yang nyaman untuk ngopi. Tapi juga menjadi tempat belanja segala bentuk benda-benda yang berkaitan dengan kopi. Mulai gelas, bubuk kopi, hingga ragam jenis produk olahan yang terbuat dari kopi, seperti sabun.

Operational Manager Seniman Coffee, Leo mengatakan, Seniman Coffee tidak saja bisa menjadi tempat nongkrong yang nyaman sambil menikmati kopi. Namun di tempat ini pengunjung juga mengenal karakter dan manfaat kopi. “Karena itu coffee shop ini, kami sebut dengan Seniman Coffee studio. Sebab pengunjung tidak saja bisa menikmati kopi dengan cara diserumput saja,” jelasnya.

Di studio kopi ini, wisatawan akan diperkenalkan dengan beberapa jenis produk yang dibuat dengan bahan dasar kopi, selain sebagai produk konsumsi. Salah satunya adalah sabun kopi.

Sabun kopi yang dimaksud seperti kata Leo, yakni sabun yang terbuat dari sisa ampas kopi yang diolah dengan beberapa bahan tambahan lainnya, sehingga menghasilkan sabun mandi yang unik. “Sabun kopi ini adalah salah satu produk inovasi dari Seniman Coffee Studio yang memanfaatkan limbah kopi,” lanjutnya.

Sabun kopi ini dijual dalam bentuk sabun padat. Uniknya lagi, para Seniman menyebut sabun ini dengan keluarga sabun. Alasannya simpel, dimana dalam satu paket sabun tersebut, ada tiga ukuran. Sabun ukuran besar disebut pak sabun. Yang sedang disebut bu sabun, dan yang kecil disebut anak sabun.

Tak hanya bisa mencicipi kopi dan membeli sabun kopi. Di tempat ini juga tersedia produk furniture. Seperti kursi plastik yang sudah dimodifikasi menjadi kurai santai dan gelas kopi yang dibuat dari botol bekas. Meskipun terbuat dari botol bekas, namun memiliki tampilan yang cantik dengan kualitas yang terjamin.

“Bagi yang ingin belajar mengenal kopi, Seniman Coffee juga menyediakan fasilitas bagi wisatawang ingin mengenal berbagai jenis kopi, sesuai dengan karakter dari masing-masing kopi, melalui paket Seniman Coffee Cupping,” beber Leo.

Untuk kelas ini, Leo mengatakan biasanya dilakukan ketika ada permintaan dari pelanggan. Dimana untuksatu sesi kelas dilakukan selama dua jam dengan jadwal beberapa kali dalam sepekan. “Dalam kelas ini, wisatawan yang membeli paket ini diperkenalkan jenis kopi yang digunakan, dan tentunya teknik menyeduh kopi,” ungkapnya.

Secara umum, Barista yang memandu kelas cupping akan memperkenalkan beberapa teknik memyeduh kopi secara manual. Mulai dari teknik seduh sederhana yakni V60, hingga teknik seduh yang lebih rumit seperti Calita.

Khusus untuk peserta, juga akan diajari bagaimana cara memyeduh kopi dengan teknik manual brewing sederhana seperti teknik V60. Selanjutnya materi diteruskan dengan teknik membuat latte art dengan menggunakan susu foam.

Sama halnya dengan manual brewing yang menggunakan teknik paling sederhana. Materi latte art ini juga menggunakan materi latte art dengan gambar yang sederhana. “Untuk latte art, kami berikan yang sederhana saja, seperti gambar heart atau lingkaran. Ini karena pesertanya bukan untuk dipersipkan ke jenjang profesi barista professional,” ungkapnya.

Eryka, salah seorang wisatawan ketika berkunjung ke Seniman Coffee mengaku senang berkunjung ke kedai kopi ini. “Pertama masuk ke kedai kopi ini, saya benar-benar kaget. Karena disini saya tidak saja bisa minum kopi, tapi juga bisa beli sabun dengan bahan dasar kopi. Sesuatu yng langka bagi saya,” ungkap wisatawan asal Jakarta yang mengaku lama menetap di Singapura ini.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia