Minggu, 17 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali
Renungan 2019, Tahun Balakosa (4)

Kelahiran Kamis Dihadang Rintangan Kuat, tapi Ada Cara Mengatasinya

06 Januari 2019, 19: 38: 20 WIB | editor : I Putu Suyatra

Kelahiran Kamis Dihadang Rintangan Kuat, tapi Ada Cara Mengatasinya

PERAMAL : Jero Agni bukanlah seorang peramal, namun pangayah di Pura Kahyangan Tiga Karangasem. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Unsur api sangat dominan berperan dalam kehidupan orang yang dilahirkan Kamis. Namun, tak usah risau karena ada berbagai cara untuk mengatasi dan menghindari godaan dan rintangan kuat tersebut.

Mereka yang lahir hari Kamis di tahun 2019, secara umum  dipengaruhi unsur api, yang  disebut dengan Gni Murub yang artinya api menyala besar. "Kelahiran Kamis sangat memiliki rantai penghalang di tahun ini. Kamis tidak seberuntung kelahiran hari Rabu, karena Kamis justru sangat sulit mendapatkan peluang," tutur Jero Agni Baradah kepada Bali Express ( Jawa Pos Group) pekan kemarin di Denpasar.

Kelahiran Kamis sepanjang tahun Babi Tanah ini, lanjut pria yang juga instruktur meditasi ini, murni mengandalkan keberuntungan dari karma masa lalu. "Jika karma baik masa lalu Anda kuat, maka keberuntungannya cukup bagus. Namun, jika tidak, maka hidupnya  berjalan dengan alami dan wajar," ujar pendiri Yayasan Karmadatu ini.

Namun demikian, lanjutnya, ada yang menarik dari kelahiran Kamis di tahun ini, yakni disukai oleh makhluk-makhluk cahaya, makhluk yang cendrung menberikan kekuatan cahaya sepanjang tahun, dan ini  harus benar-benar disadari. "Anda bisa saja dipertemukan dengan orang yang sangat bepengaruh sepanjang tahun ini. Saya sarankan gunakan kesempatan ini untuk melobi dan mendapatkan simpati darinya," saran Jero Agni yang juga pemangku Pura Kahyangan Tiga di Karangasem ini.

Lantas, bagaimana soal ekonomi dan karir? Dikatakan Jero Agni, dimulai dari tanggal 7 Januari, orang yang lahir Kamis  sudah memasuki unsur api. "Unsur api dan angin sangat mendukung, api tanpa angin tidak bisa hidup, angin terlalu besar, api akan mati. Itu artinya kondisi karirnya sepanjang tahun ini harus banyak belajar, memperbanyak kompetensi diri, belajar mengukur kemampuan, belajar dari masa lalu, dan berusaha untuk rendah hati," urainya.

Ditambahkannya,  bisnis apa pun yang diambil tahun ini  bagus dan berkecukupan,  namun tidak ada ledakan secara drastis dalam hal ekonomi. Hindari tersangkut utang piutang sepanjang tahun ini, agar tidak kena jebakan Batman.

Agar tidak kena jebakan Batman, lanjutnya, yang paling penting harus diketahui bahwa kelahiran Kamis di tahun 2019 ini, akan banyak godaan dari lawan jenis. Jadi,  jangan bermain api, sebab  sangat membahayakan.

"Jika selama ini Anda tidur dengan kepala di Utara, maka ubahlah menghadap ke Timur karena akan membuat kondisi  lebih baik. Posisi tidur kelahiran Kamis sangat membantu untuk perbaikan energi api. Jika hal ini dilakukan, maka energinya akan normal dan  sangat bagus," bebernya.

Dijelaskan Jero Agni, sebagaimana sifat api, orang yang lahir Kamis sangat mudah terpancing dalam segala hal yang terkait dengan emosi. Sebaiknya batasi pergaulan yang tidak memberikan  kontribusi positif. "Pergaulan negatif akan mempermudah tersulut dengan gampang. Cercaan, hinaan akan mungkin didapatkan sepanjang tahun ini. Namun,  jika pintar membawa dan menempatkan diri hal ini bisa dihindari," sarannya.

Pertengkaran dalam keluarga bisa saja terjadi dan menimpa keluarga, lanjutnya,  namun mohon diperhatikan bahwa sepanjang tidak menanggapi dengan berlebihan, maka tidak akan menjadi besar, justru pengolahan emosi harus diselesaikan dengan baik.

Pantangan bagi kelahiran Kamis sepanjang tahun ini adalah menghindari makanan penyulut api, seperti alkohol, pedas berlebihan, daging kambing, dan kerang. Makanan ini cukup membuat auranya  sangat buruk. Menghindari atau mengurangi adalah sangat baik, namun bagusnya dan sempurna dengan tidak memakannya. Keluhan yang mungkin terjadi adalah sakit jantung, paru-paru, dan saraf. Namun, jangan cemas jika  mampu mengontrol makanan.

Disinggung soal pendekatan spiritual, di awal sudah dikatakan disukai makhluk cahaya. Oleh sebab itu,  harus menggunakan kesempatan baik ini dengan cara rajin sembahyang karena makhluk cahaya ini akan membantu  dengan baik. Perbaiki juga hubungan dengan anak, istri, suami. Sebab, bisa jadi Anda tidak melakukan hal ini tahun-tahun sebelumnya.

"Jika, punya guru spiritual yang mumpuni, lanjutnya,  maka mintalah bantuan beliau agar memberikan blessing dalam kehidupan . Namun, jika tidak ada, maka cukup sering berdoa. Jalan keluar dan bercahaya pasti Anda dapatkan dalam sepanjang tahun ini," urainya.

Kalau demikian, perlukah Malukat atau melakuan ritual pembersihan?  Jika yakin dan percaya, maka Anda boleh melakukannya. Caranya sangat sederhana sekali. Carilah pas bulan purnama, lalu cari air sawah yang padinya masih hijau, kemudian air sawah tersebut campur dengan air pancuran. Isilah bunga cempaka kuning, lalu pada malam hari taruhlah air tersebut di halaman merajan, tujuananya agar kena cahaya bulan purnama sepanjang malam. Haturkan canang di Rongtelu dengan dupa 21 biji. Anda boleh mengucapkan Gayatri atau doa apa saja yang penting dipahami dan mengerti dengan tujuan yang baik. Setelah selesai, maka biarkan priuk berisi air dan bunga tersebut di halaman merajan, dan besok pagi  saat mau mandi, pakailah air itu pada bilasan terakhir. Setelah itu, tidak boleh kena air sabun lagi.

Bagaimana jika air sawah itu kotor? Anda bisa saring dengan penyaringan teh, barulah campur dengan air pancuran.
Mau tahu nasib kelahiran Jumat dan Sabtu? Baca edisi selanjutnya. (bersambung)


(bx/rin/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia