Jumat, 22 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Demer Disebut ‘Main Kayu’, Copot Gunawan dari Ketua Fraksi Golkar

10 Januari 2019, 08: 57: 45 WIB | editor : I Putu Suyatra

Demer Disebut ‘Main Kayu’, Copot Gunawan dari Ketua Fraksi Golkar

Plt Ketua DPD I Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih alias Demer (DOK. BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Partai ‘Beringin Kuning’ Golkar, sedang bergejolak. Gejolak muncul berujung kisruh pascaketua DPD I Golkar Bali, Ketut Sudikerta ditetapkan sebagai tersangka, yang akhirnya dicopot dari jabatannya. Dengan kondisi ini, muncul perlawanan. Bahkan desakan Musdalub (Musyawarah Daerah Luar Biasa) dipercepat. Salah satu motor kuat gerakan Musdalub adalah Ketua DPD II Golkar Bangli yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Wayan Gunawan.

Ketika Gunawan melawan arus, Plt Ketua DPD I Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih alias Demer, sepertinya merasa terusik. Demer akhirnya memilih ‘main kayu’ atau bermain keras. Gunawan dicopot menjadi Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali secara mendadak dan diganti oleh Made Dauh Wijana yang saat ini Anggota DPRD Bali yang menjabat Ketua DPD II Golkar Gianyar.

Informasi yang dirangkum Koran ini, Ketua DPD I Golkar Bali mengeluarkan SK DPD I Golkar Bali dengan nomor Kep-01/GOLKARDA/I/2019 terkait susunan pengurus Fraksi Golkar DPRD Bali. Gunawan diberhentikan menjadi Ketua Fraksi dan yang diangkat adalah Made Dauh Wijana. Namun yang diganti hanya Ketua Fraksi saja. Sedangkan jajaran dibawahnya tidak, misalnya Sekretaris Fraksi Kresna Budi, Wakil Ketua Fraksi IB Udiyana dan Rawan Atmaja serta Bendahara Fraksi, Yuli Artini. “Hanya Gunawan saja yang diganti di kepengurusan Fraksi Golkar DPRD Bali, pengurus lainnya masih,” ujar sumber koran ini.

Informasi yang berkembang, Demer gerah dengan langkah yang dilakukan Gunawan. Ketika Demer menjadi Plt Ketua Golkar Bali, Gunawan terang-terangan mendesak agar segera Musdalub sehingga ada pengurus definitif. Kemudian Gunawan juga sempat bersitegang dengan pengurus DPP, Dewa Nida dalam rapat, bahkan hampir berkelahi. Namun langkah ini dianggap terlalu keras, sehingga disebut Demer main kayu. “Demer sudah main kayu, sudah main keras sampai mencopot ketua fraksi dari kursinya,” sambung sumber tadi.

Dikonfirmasikan ke Gunawan, ia membenarkan dirinya sudah diganti. Namun baru berdasarkan informasi. “Saya dengar memang begitu. Saya diberhentikan menjadi Ketua Fraksi. Langkah – langkah seperti ini sudah mencederai demokrasi. Tidak ada cara-cara seperti ini selama ini di Golkar,” kata Anggota Komisi I DPRD Bali ini.

Dia mengatakan dari segi kekaderan, ia di Golkar sudah bekerja pantang menyerah. Tiga kali di DPRD Bali bahkan saat ini dia menyebut dirinya hampir sudah 12 tahun lebih menjadi Ketua Fraksi. “Kinerja saya bisa dicek, bisa dinilai bagaimana di fraksi. Tapi saya sebagai kader partai patuh dengan keputusan partai,” kata Gunawan saat dikonfirmasi kemarin.

Sedangkan dikonfirmasikan ke Plt Ketua DPD I Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih alias Demer, ia membenarkan memang sudah ada keputusan untuk mengganti Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali Wayan Gunawan. “Sudah diganti, memang sudah diganti,” kata Demer.

Anggota DPR RI ini mengatakan, memang DPD Golkar Provinsi punya kewenangan untuk mengganti pengurus fraksi. “Penyegaran pengurus fraksi dan alat kelengkapan dewan dimungkinkan pada setiap tahun anggaran baru,” kata Demer.

Dia juga mengatakan pergantian sudah melalui rapat harian Golkar Bali pada 2 Januari lalu. Ada usulan agar dilaksanakan penyegaran di pengurus fraksi, kemudian pengurus pleno dan memberikan mandat Plt Ketua DPD I Golkar Bali untuk melakukan penyegaran. “Kemudian secara lisan kami laporkan ke DPP dan DPP menyetujui ada pergantian (Fraksi dan Pengurus Pleno, Red),” jelasnya.

Bahkan kemarin Demer mengaku sudah melaporkan kondisi Bali secara umum dan masalah pergantian pengurus fraksi. “Ketum (Airlangga Hartarto, Red) secara langsung menyampaikan setuju dengan langkah yang kami ambil di Bali,” pungkasnya.

(bx/art/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia