Rabu, 20 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Bawaslu Klungkung Disebut Tebang Pilih Tertibkan Pelanggaran APK

10 Januari 2019, 10: 28: 31 WIB | editor : I Putu Suyatra

Bawaslu Klungkung Disebut Tebang Pilih Tertibkan Pelanggaran APK

DIEKSEKUSI: Bawaslu Klungkung bersama Pol PP Klungkung Rabu (9/1) eksekusi (turunkan) APK yang melanggar di tiga kecamatan di Klungkung daratan. (I MADE MERTAWAN/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SEMARAPURA- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Klungkung kembali menertibkan pelanggaran alat peraga kampanye (APK) milik calon legislatif (Caleg) maupun partai politik (parpol) di tiga kecamatan di Klungkung daratan. Yakni Kecamatan Dawan, Klungkung dan Banjarangkan, Rabu (9/1) kemarin.

Hanya saja,  saat Bawaslu turun bersama Satpol PP dan kepolisian tak semua pelanggaran ditertibkan. Alias terkesan tebang pilih. Buktinya sejumlah pelanggaran APK masih terjadi. Kok bisa?  Saat dikonfirmasi, anggota Bawaslu Klungkung Cokorda Raka Partawijaya mengakui hal itu.

Partawijaya berdalih, beberapa pelanggaran APK belum bisa diturunkan karena caleg maupun parpolnya belum diberikan surat peringatan oleh Panwascam. APK yang ditertibkan kemarin adalah pelanggaran yang sudah diperingatkan pada 2018. Lantaran pemiliknya tidak ada etikad menurunkan sendiri, maka Bawaslu bertindak.

 "Yang belum kami peringatkan belum kami tindak. Tapi tadi (Rabu kemarin,Red) sudah sebagian besar kami tertibkan karena sebelum tahun baru kami adakan penertiban juga," jelasnya.

Anggota Bawaslu Klungkung Partawijaya minta Panwascam segera mendata APK yang melanggar, kemudian pemiliknya disurati. Jika tidak mau menurunkan sendiri, maka dijadwalkan penertiban. Meski belum bisa memastikan jumlah pelanggarannya,  mantan komisioner KPU Klungkung itu menyebutkan pelanggaran hampir sama dengan sebelumnya.

Yaitu dipasang di luar zona yang sudah ditentukan. Ada dipasang pada fasilitas umum.  Itu terpantau di dua kecamatan, yakni Dawan dan Klungkung. Sedangkan dua kecamatan lain, Nusa Penida dan Banjarangakan, Panwascam melakukan monitoring. 

Sementara itu, terkait penertiban kemarin, Ketua Bawaslu Klungkung I Komang Artawan menyebutkan ada 12 baliho diturunkan, enam spanduk dan satu bendera. Itu merupakan hasil turun di tiga kecamatan di Klungkung daratan. Ia menjelaskan, penertiban tersebut merupakan lanjutan penertiban yang sempat dilakukan akhir 2018 lalu. 

Pada awal Desember 2018, Bawaslu Klungkung menyebutkan ada 40 APK teridentifikasi melanggar. Di antaranya, 33 baliho, 7 spanduk. Dari jumlah tersebut, 26 APK ada di Kecamatan Dawan.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia