Selasa, 26 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Tubuh Terbakar, Korban Kebakaran di Pemogan Sempat Ikut Padamkan Api

10 Januari 2019, 19: 11: 08 WIB | editor : I Putu Suyatra

Tubuh Terbakar, Korban Kebakaran di Pemogan Sempat Ikut Padamkan Api

SISA PUING: Kamar kos nomor 2 di Jalan Tukad Baru, Pemogan, hanya menyisakan puing setelah alami kebakaran pada Kamis pagi (10/1). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Tiga kamar kos di komplek pemukiman padat penduduk, Blok H Pondok Rukun, di Jalan Tukad Baru, Pemogan, Denpasar Selatan, hanya menyisakan puing-puing. Pasalnya kebakaran pada Kamis pagi (10/1), menghanguskan seluruh barang di kamar semi permanen itu. Akibat kejadian ini, salah seorang penghuni kos, Ayu Sriningsih, 41, mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuh. Meski tubuh terbakar, korban sempat ikut memadamkan api.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Express (Jawa Pos Grup), korban sehari-hari berdagang kebutuhan pokok di kamar kosnya. Ia tinggal di sana selama 13 tahun, dan bersebelahan dengan adik kandungnya, Ayu Karina, 36, di kamar nomor 1.

Saat kejadian, api dengan cepat membakar kamar kos nomor 2 yang ditempati korban. Kamar nomor 1 dan 3 tak luput dilahap api. Musala Yayasan Pondok Rukun yang berada di belakang titik kebakaran juga mengalami kerusakan atap dan tembok belakang.

Beberapa saksi di lokasi menyebut, peristiwa yang terjadi pukul 09.40 itu dipicu kebocoran tabung gas milik korban. Suara tabung bocor itu bahkan didengar oleh penghuni kos di sebelah lokasi kejadian.

"Suara gas bocor sampai kedengaran ke kamar saya. Saya waktu itu sama anak berdua di dalam kamar. Setelah itu ada ledakan keras. Saya keluar kamar, api sudah besar di kamar Bu Ningsih (sapaan korban)," ujar sumber yang namanya enggan dikorankan.

Khawatir merembet, saksi lantas memanggil para tetangga untuk membantu memadamkan api. "Saya juga lihat Bu Ningsih ikut nyiram api. Padahal badannya sudah terbakar," ujar sumber.

Warga panik dan lari berhamburan. Mereka berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, sembari menunggu pemadam kebakaran datang. Korban Ayu Sri Ningsih juga dilarikan ke RSUP Sanglah untuk mendapat tindakan lanjut.

Lima unit pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar dan satu dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Badung berhasil menghentikan kobaran api.

Kepolisian Polsek Denpasar Selatan (Densel) menyelidiki penyebab kebakaran. Kebocoran tabung gas 3 kilogram (kg) disebut jadi pemicu. Padahal korban sudah mengamankan tabung gasnya.

Tetapi, kebocoran belum hilang dan korban diduga menghidupkan api sehingga memicu terjadinya ledakan dan kebakaran. "Beberapa barang ludes di antaranya mesin jahit, kain serta beberapa barang berharga lainnya. Hanya, kerugian material belum bisa ditaksir," ujar Kanitreskrim Polsek Densel Iptu Hadimastika K Putro. 

(bx/aka/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia