Kamis, 17 Jan 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Tangani Sampah Desa Bonbiyu, DLH Edukasi Masyarakat

11 Januari 2019, 09: 56: 59 WIB | editor : I Putu Suyatra

Tangani Sampah Desa Bonbiyu, DLH Edukasi Masyarakat

SAMPAH : Salah satu warga tengah melihat kondisi tempat pembuangan sampah yang ada di Desa Pakraman Bonbiyu, Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Kamis kemarin (10/1). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, GIANYAR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar memberikan solusi permasalahan sampah yang ada di Desa Pakraman Bonbiyu, Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar. Dalam pertemuan yang berlangsung di Wantilan Pura Puseh, Desa  Pakraman Bonbiyu , Kamis kemarin (10/1) menghasilkan solusi  DLH memberikan 16 drum sampah dan dua buah tempat pembuangan sampah kapasitas 1 kubik. 

Bendesa Pakraman Bonbiyu, I Made Karmana menjelaskan kepada Bali Express (Jawa Pos Group) di desa setempat smpahnya kerap menumpuk. Meski ada pengangkutan sampah dari desa, ia mengaku warganya tidak terlayani dengan baik. Bahkan bisa pengangkutannya lambat dan berhari-hari baru diangkut.

 "Sehingga sesuai rapat kita putuskan pengangkutan sampah di sini ditunda dulu. Sebelum ada Perdes yang memang mengatur hal itu," terangnya. 

Dalam kesempatan tersebut, dia  mengaku sampah yang menumpuk sebelumnya meluber sampai ke jalanan. Bahkan di musim penghujan lahan persawahan dan ladang masyarakat dipenuhi dengan sampah kiriman. Meski sempat diisi jaring pada selokan, namun dirasanya sebagai memindahkan masalah saja dan bukan menyelesaikan masalah. 

Perbekel Desa Saba, Gusti Ngurah Mahendradinata menanggapi hal itu terkait Perdes pengangkutan sampah sudah diberlakukan sejak awal 2017 lalu. Bahkan lima desa pakraman yang di sana sudah empat desa yang menejalakan. Sedangkan dengan permasalahn di Desa Bonbiyu ia hanya menyerahkan kepada masyarakat setempat. 

"Penolakan truk sampah masuk ke Desa Bonbiyu itu karena dianggap bertentangan dengan pararem yang berlaku di sana. Tetapi kami menjalakan Perdes dan sudah sesuai dengan dasar hukum yang ada. Sedangkan untuk penyekat pada saluran irigasi sudah sempat diisi, namun kalau tidak ada yang mengkut akan meluber juga," paparnya. 

Menengahi permasalahan itu Kadis DLH Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra memberikan solusi agar dibentuk petugas dari desa sendiri supaya ada yang membersihan sampah ketika tersumbat. Selain itu pihaknya juga akan memberikan bantuan 16 buah drum sampah, dan dua buah tempat sampah berkapasitas satu kubik. Terkait persoalan sampah ia juga menjelaskan perlu dari kesadaran masyarakat yang ada di hulu sampai hilir, agar tidak membuang sampah sembarangan. 

"Solusi penanganan masalah sampah di Bonbiyu perlu dilakukan secara berkelanjutan. Bahkan edukasi sudah kita berikan seperti di tempat lain melalui lomba kebersihan antar desa yang masuk langsung ke desa-desa," tandasnya.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia