Kamis, 17 Jan 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Lima ABG Jadi Begal di Kawasan Gatsu, Beraksi Saat Dinihari

11 Januari 2019, 19: 44: 04 WIB | editor : I Putu Suyatra

Lima ABG Jadi Begal di Kawasan Gatsu, Beraksi Saat Dinihari

DIAMANKAN: Lima begal dan empat saksi yang sering beraksi di kawasan Jalan Gatsu Denpasar diamankan tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali Kamis (10/1). (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Lima Pelaku begal empat TKP berhasil diamankan oleh Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali pada Kamis (10/1) di tempat tinggalnya masing-masing. Mirisnya para pelaku adalah anak di bawah umur.

Kelima begal ABG (anak baru gede) itu adalah GNMW, 18, tinggal di Jalan Letda Suji; KDW, 18 tinggal di Jalan Dewi Sri Batu Bulan; GH, 18 tinggal di Jalan Bakung Denpasar; dan NKHWS, 16 tinggal Jalan Raya Batu Bulan Gianyar. Yang terakhir adalah KW, 17 tinggal di Jalan Pratu Made Rambo Gianyar.

Dari laporan polisi LP-B/427/XII/2018/BALI/RES BDG/SEK KUTA UTARA, tertanggal 10 Desember 2018 kawanan pelaku yang masih muda ini beraksi di Jalan Raya Gatot Subroto Barat, Kelurahan Kerobokan Kaja pada Senin (10/1) pukul 02.00. Dengan korbannya Didik Purnomo, 28, dan Yadi, 31 yang tinggal di daerah Kerobokan Kaja.

Saat melintas di TKP korban dihampiri pelaku dan dipukuli sebelum tasnya dirampas. "Pada saat korban mengendarai sepeda motor di TKP. Tiba-tiba pelaku datang dan memukuli korban. Selanjutnya mengambil dan membawa lari barang barang korban," ungkap Dir Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan pada Jumat (11/1).

Pelaku mengambil barang-barang korban berupa tas milik korban yang di dalamnya berisi sebuah handphone Samsung Galaxy J7 Prime, tiga buah kartu BPJS, satu lembar STNK sepeda motor Vario, satu buah kartu ATM Mandiri, KTP, SIM C dan uang Rp 600 ribu.

Sedangkan akibat kekerasan yang dilakukan, salah satu korban Yadi mengalami luka di tangan kanan, luka di pinggang, luka lecet di bahu lengan kanan dan kiri, pusing di kepala dan luka lecet di bagian muka karena dipukul oleh pelaku dengan menggunakan tangan kosong.

Penangkapan pertama kali terhadap tersangka GNMW pada Kamis (10/1) di rumahnya dengan barang bukti Samsung F7 Prime hitam milik korban. Setelah dilakukan pengembangan polisi kemudian mengantongi identitas rekan-rekannya yakni KDW, GH, NKHWS dan KW. Berturut-turur mereka diamankan di tempat tinggalnya masing-masing.

"Bersama teman-temannya sering melakukan pemukulan terhadap pengendara motor di Jalan Gatsu Barat, Denpasar," jelasnya.

Selain itu pelaku kerap melakukan pemukulan di tempat lain. Di antaranya pada 10 Desember 2018 sekitar pukul 03.05 di Jalan Antasura, Denpasar. Kelimanya melakukan pemukulan dengan tangan kosong terhadap seorang laki-laki namun tidak mengambil barang korban.

Hanya berselang beberapa menit di hari yang sama tersebut pukul 03.30 mereka berpindah ke Jalan Gatsu Timur, Denpasar dan memukul menggunakan tangan kosong terhadap seorang laki-laki. Namun tidak mengambil barang korban.

Aksi ketiganya dilakukan pada Rabu (9/1) pukul 03.00 dengan pelaku Gusti Ngurah Mada Wangsadiva bersama tiga rekannya yang lain yaitu KDP, RB dan LBL. Hingga tiga orang tersebut ikut diciduk.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang hasil curian Samsung F7 Prime. Beberapa sepeda motor Vario Techno, vespa Piagio dan Scoopy yang digunakan pelaku. Juga pakaian dan helm yang digunakan GNMW.

Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Androyuan Elim menambahkan bahwa pelaku tindak pidana 365 KUHP ini semuanya dibawah umur dan masih dalam proses hukum. 

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia