Kamis, 17 Jan 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Bebas Sehari, Kicen Masuk Rutan Lagi

12 Januari 2019, 07: 23: 58 WIB | editor : I Putu Suyatra

Bebas Sehari, Kicen Masuk Rutan Lagi

DITAHAN : Mantan anggota DPRD Klungkung, I Wayan Kicen Adnyana (kiri), saat akan menghadap Badan Kehormatan DPRD Klungkung beberapa waktu lalu. (DOK. BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SEMARAPURA - Baru sehari bebas dari penjara karena kasus korupsi dana hibah pada 8 Desember 2018, mantan anggota DPRD Klungkung, I Wayan Kicen Adnyana, harus masuk penjara lagi. Kali ini dia masuk Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klungkung untuk kasus penipuan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014.

Sekadar mengingat, kasus penipuan yang membelit Kicen itu telah berkekuatan hukum tetap. Pengadilan Negeri Semarapura pada 24 Oktober 2018 lalu menetapkan hukuman selama satu tahun penjara bagi Kicen. Eksekusi atas putusan tersebut telah dilakukan pada 9 Desember 2018 lalu. Sehingga kini, Kicen sudah kembali menjalani masa hukuman.

Penasehat hukum Kicen, Anak Agung Gde Parwata membenarkan Kicen sudah menjalani hukuman terkait kasus penipuan. Dia juga menceritakan aktivitas kliennya sebelum kembali ke Rutan Klungkung. Kicen sempat bercengkrama semalam dengan keluarganya. "Pak Kicen siap menjalani hukuman itu," ujar Parwata, Jumat (11/1) kemarin.

Parwata menegaskan, Kicen menjalani hukuman selama setahun. Itu karena vonis yang dijatuhkan sudah berkekuatan hukum tetap. Memang pascaputusan di pengadilan tingkat pertama, Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung melakukan upaya banding lantaran vonis yang dijatuhkan terlalu ringan. Karena tututan jaksa penuntut umum (JPU) saat itu dua tahun penjara.

Namun setelah menerima hasil putusan Pengadilan Tinggi (PT) yang pada intinya menguatkan putusan PN Semarapura, Kejari Klungkung, akhirnya tidak ada upaya kasasi. "Karena tidak ada kasasi, jadinya sudah berkekuatan hukum tetap," terang Parwata. Dan, hal itu dibenarkan pula oleh Kasi Pidana Umum Kejari Klungkung Ahmad Fatahilla.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kicen Adnyana dijebloskan ke penjara berawal dari laporan I Wayan Suda. Warga Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli itu melapor ke Polres Klungkung. Kicen Adnyana dipolisikan karena melakukan penipuan.

Suda ditipu Kicen Adnyana saat dua anaknya melamar CPNS 2014. Suda menyerahkan ratusan juta rupiah kepada Kicen. Namun hingga pengumuman kelulusan, dua anak perempuannya tak lulus. Di sisi lain, uang yang diserahkan tak semuanya dikembalikan. Totalnya Rp 175 juta. 

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia