Senin, 09 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ditegur Terlambat Pulang, Suami Aniaya Istri, Dibalas dengan Sayatan

24 Januari 2019, 10: 31: 12 WIB | editor : I Putu Suyatra

Ditegur Terlambat Pulang, Suami Aniaya Istri, Dibalas dengan Sayatan

Ilustrasi (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA-Hanya gara-gara ditegur istri lantaran terlambat pulang ke rumah, Ida Bagus NS, 43 nekat menganiaya istrinya, Ida Ayu KS, 39 hingga babak belur. Tak terima mendapat perlakukan kasar, Ayu KS menyerang balik dengan menyayat tangan kanan suaminya menggunakan pisau dapur. Hingga mengalami luka robek sepanjang lima sentimeter.

Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terjadi di wilayah Banjar Dinas Munduk, Desa/Kecamatan Banjar, Buleleng. Keduanya akhirnya sama-sama melapor ke polisi atas perbuatan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya membeberkan kasus KDRT ini terjadi pada Selasa (22/1) malam. Kala itu Ida Bagus NS meninggalkan rumah untuk bekerja sebagai penjaga pasar sejak pukul 11.00 wita. Semestinya Ida Bagus NS pulang kerja sekitar pukul 19.00. Saat itu ia terlambat sejam, sehingga baru sampai pukul 20.00 malam.

Merasa suami terlalu lama baru pulang, Ida Ayu KS pun menegurnya. Teguran itu pun akhirnya berujung petaka. Ida Bagus NS marah dan menendang bagian wajah istrinya, melempar istrinya dengan toples, dan menjambak rambut istrinya. "Sempat dijambak juga rambut istrinya, dilempar dengan toples," ungkap Iptu Sumarjaya, Rabu siang.

Khawatir kembali jadi objek pelampiasan amarah, Ida Ayu KS yang tak terima mendapatkan perlakuan kasar, mencoba membela diri. Ia langsung lari ke dapur, dan mengambil sebilah pisau.

"Saat itu didekati lagi suaminya. Dengan alasan untuk membela diri, akhirnya ditusuk lah bagian siku kanan tangan suaminya. Akibat tusukan itu, suaminya mengalami luka robek sepanjang lima sentimeter," jelasnya.

Dengan kondisi bersimbah darah, Ida Bagus NS pun bergegas mandatangi Mapolsek Banjar untuk melaporkan tindakan yang telah diperbuat istrinya. Polisi yang mendapatkan laporan itu langsung mengamankan Ida Ayu KS. "Begitu diamankan istrinya di Polsek Banjar, istrinya mengaku dirinya juga dianiaya suaminya. Ternyata ada tanda-tanda kekerasan di tubuh istri. Akhirnya saling lapor mereka berdua," imbuhnya.

 Atas kondisi itu, istrinya juga minta visum, karena mengalami luka lebam di bagian wajah. Kasus itu pun akhirnya dilimpahkan ke Mapolres Buleleng. Terhadap laporan tersebut, Sumarjaya menyatakan, polisi telah meminta keterangan keduanya. “Tadi mereka berdua rencananya mau cabut laporan. Tapi secara administrasi belum, sehingga masih kami proses,” kata Sumarjaya.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia