Sabtu, 07 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

BKSDA Tampung Lima Ekor Satwa Dilindungi, Pemiliknya Berstatus Saksi

26 Januari 2019, 09: 41: 39 WIB | editor : I Putu Suyatra

BKSDA Tampung Lima Ekor Satwa Dilindungi, Pemiliknya Berstatus Saksi

TANPA DOKUMEN: Beberapa satwa liar yang disita dari pemiliknya dalam kondisi sehat. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bali Kamis lalu (24/1) kembali menerima titipan beberapa satwa dilindungi tanpa dokumen yang disitaDitreskrimsus Polda Bali. Di antaranya ada seekor elang paria (milvus migrans), seekor kangkareng perut putih (anthracoceros albirostris), seekor cendrawasih (paradiseae rubra), dua ekor merak hijau (pavo muticus). Satwa-satwa tersebut kemudian dititipkan ke lembaga konservasi.

Menurut Kepala BKSDA Bali Plh. Ketut Catur Marbawa pada Bali Express Jumat (25/1) menegaskan bahwa pihaknya hanya dititipi satwa tersebut. Selebihnya terkait urusan hukum ada di ranah Polda Bali.

Diakuinya, di TKP memang banyak satwa, namun beberapa di antaranya telah memiliki dokumen. Sementara satwa yang disita ini tidak memiliki kelengkapan dokumen.

"Mengingat kondisi satwa yang masih muda, rencananya akan dititipkan pada lembaga konservasi kepentingan khusus (Pusat Penyelamatan Satwa). Dan juga untuk burung cendrawasih telah dititipkan di taman burung," ungkapnya.

Jika kondisi satwa memungkinkan, selanjutnya segera dilakukan rehabilitasi, habituasi sebelum akhirnya layak untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya, lanjutnya.

Sementara itu dari informasi di lapangan yang dihimpun, pemilik satwa saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mapolda Bali. Kasus ini mencuat setelah salah satu akun facebook atas nama Bayu sering memposting video bersama satwa liar di wilayah Tabanan.

Rupanya setelah dilakukan pengembangan satwa-satwa tersebut berada di salah satu rumah milik IKP di Desa Cemagi, Mengwi. "Sabar dulu ya. Kami masih periksa, statusnya masih saksi," jawab Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombespol Yuliar Kus Nugroho saat dihubungi koran ini.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia