Rabu, 20 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Respon RUU Permusikan, Akebuleleng Semangati Musisi

06 Februari 2019, 22: 47: 54 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Respon RUU Permusikan, Akebuleleng Semangati Musisi

SEMANGAT : Akebuleleng rampungkan syuting video klip lagu 'Semangat Berkarya' di Demores Rumah Musik, Singaraja, kemarin. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Di saat ramainya musisi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Permusikan yang dianggap kontroversial, grup musik dari Bali Utara, Akebuleleng, luncurkan lagu bertajuk 'Semangat Berkarya', Rabu (7/2) kemarin.

Gde Kurniawan, gitaris Akebuleleng berharap, lagu 'Semangat Berkarya' bisa memberi energi positif dan menggugah semangat teman-teman musisi untuk terus berkarya di tengah hiruk pikuknya rencana pemerintah mengekang ekspresi musisi berkarya.

Lagu dan lirik 'Semangat Berkarya' diciptakan Gde Kurniawan dibantu Agus Adyatmika ini, diproduksi Demores Rumah Musik, Singaraja North Bali 2019, sementara videonya ditangani GOX visual oleh Chris Sadeva.

Lagu yang diciptakan di awal tahun 2019 ini, untuk melengkapi materi album Akebuleleng kedua yang ditopang I Gde Kurniawan (gitar), Budi Kurniawan (drum),

Ngurah Marta alias Noky di bass plus dua vokalis, Pande 'Oenyeal' dan Agus Adyatmika. "Semangat Berkarya' secara umum maknanya sebagai musisi  jangan pernah lelah untuk membuat karya baru, karya kreatif, siapapun, apapun genre musiknya, tanpa ada batasan. Pokoknya harus tetap berkarya," ujar Gde Kurniawan kepada Bali Express ( Jawa Pos Group ) di Denpasar, Rabu (7/2) kemarin.

Spirit lagu ini dituangkan ke lirik berbahasa Indonesia yang lugas dan berulang, dibalut musik rock dengan beat yang tegas, tidak terlalu banyak aksen, dan easy listening. "Video klip digarap  dadakan atas ide teman-teman, karena momen yang bagus untuk merespon isu RUU Permusikan yang lagi dibicarakan hangat kali ini," papar musisi yang mengidolakan musisi Dewa Gde Budjana ini.

Dikatakannya, Chris Sadeva dari Lovina yang juga  seorang video maker yang tinggal di Jakarta, kebetulan sedang pulang kampung ke Buleleng, dan mampir ke Demores untuk ngobrol dan ngopi santai.

" Spontan saja sore itu  kami putuskan untuk garap klip lagu 'Semangat Berkarya' dibantu teman-teman  kreatif Buleleng yang waktu itu juga lagi nongkrong  di Demores," bebernya.

Dengan konsep sederhana, low budget, lanjut Gde Kurniawan, dan peralatan seadanya akhirnya dalam waktu yang hanya hitungan jam, klip selesai tanpa mengecewakan.

Disinggung soal rencana pengesahan RUU Permusikan, juara dan juga finalis cipta lagu tingkat nasional ini dengan tegas menyatakan penolakannya. Bahkan, pria yang juga jago magambel ini, sudah menandatangani petisi penolakan yang digalang oleh Koalisi Musisi Nasional Tolak RUU Permusikan.

"Musisi tidak sepantasnya dibatasi aturan untuk berkarya, dan tanpa UU pun sebenarnya budaya ketimuran kita secara tidak langsung sudah menjadi frame dalam etika berkarya," urai komposer muda yang juga arsitek asal Buleleng ini.

Lewat lagu 'Semangat Berkarya',lanjutnya, Akebuleleng mengajak musisi sekaligus menggugah teman-teman musisi untuk terus berkarya. 

(bx/rin/aim/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia