Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Sportainment

20 Pebalap GFNY Kram di Bangli

25 Februari 2019, 09: 42: 16 WIB | editor : I Putu Suyatra

20 Pebalap GFNY Kram di Bangli

REBAHAN: Peserta GFNY 2019 rebahan di pinggir jalan lantaran mengalami kram, Minggu siang (24/2). Sejumlah tim medis membantu meringankan sakit. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, BANGLI - Lomba sepeda maraton, Gran Fondo New York (GFNY) 2019 di Bali, kembali digelar, Minggu (24/2). Perlombaan ini merupakan kali kedua setelah diadakan tahun lalu.

Lomba yang melibatkan sekitar 1.500 peserta ini mengambil rute dari Klungkung, kemudian Karangasem, melewati Bangli, Gianyar, dan kembali ke Klungkung. Ketika sampai di wilayah Desa Bangbang, Tembuku, Bangli, beberapa peserta tampak mengalami kram di bagian paha dan betis.

Mereka terpaksa berhenti lantaran tak kuat mengayuh. Mereka rebahan di pinggir jalan. Sebagian tampak berhenti. Mereka akhirnya dibantu petugas medis dari Kepolisian Tembuku. Kebetulan, polisi disiagakan di sepanjang lintasan perlombaan.

Seperti yang terlihat kemarin siang, berdasarkan pantauan, ada sekitar 20 orang tumbang. Lokasi yang menanjak, membuat tenaga mereka makin terkuras dan akhirnya menyerah. Beruntung, tenaga medis gabungan langsung mengambil tindakan.

Kabag Ops Polres Bangli, Kompol Ngakan Putu Anom Semadi mengatakan, dalam pengamanan perlombaan international itu, pihaknya telah menyiagakan personel pengamanan, termasuk tim kesehatan yang ditempatkan di daerah-daerah rawan. "Tim kesehatan tidak hanya membantu anggota yang bertugas. Namun juga membantu para peserta jika sakit," kata Anom Semadi.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo, mengatakan, untuk kelancaran kegiatan itu, pihaknya menerjunkan 167 personel, termasuk di dalamnya tim kesehatan. "Kami berupaya maksimal untuk mengamankan jalannya event, agar berjalan aman dan lancar," kata Agus Waluyo.

Untuk diketahui, Kejuaraan Gran Fondo terbagi dua kategori, yakni Long Distance, dengan jarak 134 km. Serta Medio Fondo yaitu medium distance dengan jarak 90 km. Perlombaan ini diikuti sebanyak 201 peserta luar negeri dari 28 negara. 

Tahun ini rentang usia peserta antara 18 tahun sampai usia tertua 70 tahun. Tim Indonesia datang dari Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Yogyakarta, Makassar, Papua, dan lainnya.

(bx/aka/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia