Sabtu, 19 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Suriani Dipastikan dapat Bedah Rumah Tahun Ini

25 Februari 2019, 18: 49: 53 WIB | editor : I Putu Suyatra

Suriani Dipastikan dapat Bedah Rumah Tahun Ini

DAPAT KUNJUNGAN Ni Wayan Suriani (kiri) dan bibinya Ni Wayan Karian saat dikunjungi Dinas Sosial Klungkung dan Provinsi Bali. (I MADE MERTAWAN/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SEMARAPURA - Pascamunculnya pemberitaan warga miskin Ni Wayan Suriani,50, yang tinggal bersama bibinya Ni Wayan Karian di gubuk reyot di Dusun Gembalan, Desa Selat, Klungkung, Dinas Sosial Klungkung dan Dinas Sosial Provinsi Bali menyambangi gubuk tersebut, Senin (25/2). Dari kunjungan itu, dipastikan dua lajang tersebut mendapat bantuan bedah rumah tahun ini.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana yang hadir kemarin menyebutkan, bedah rumah dibantu Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali melalui program corporate social responsibility (CSR). “Rencananya terealisasi Maret tahun ini,” tegas Anom Adnyana. Ia menyebutkan, ada 15 unit bedah disalurkan melalui program CSR tahun ini. Suriani termasuk salah satu penerimanya. Selain itu, sebanyak 111 unit dianggarkan melalui APBD 2019. Itu tersebar di semua kecamatan di Klungkung. Baik yang dianggarkan APBD maupun CSR, nilainya sama. Untuk bedah rumah di Klungkung daratan Rp 30 juta per unit. Bedah rumah di Kecamatan Nusa Penida Rp 35 juta per unit.

Anom Adnyana juga menegaskan, untuk memenuhi kebutuhan hidup dua warga itu sudah dibantu beras dan telur melalui program bantuan pangan nontunai (BPNT). Kesehatan Suriani dan Karian sudah ditanggung program JKN-KIS. “Jadi, sekarang kami tinggal realisasikan bedah rumah,” tandas Anom Adnyana.

Mendapat kepastian bedah rumah itu, Suriani dan Karian terlihat sumringah. Bahkan Karian sempat mempertegas janji pemerintah itu. Sebab mereka memang mengidamkan bantuan bedah rumah.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra meminta agar bedah rumah itu tidak sebatas janji.  Karena melihat kondisi rumahnya memang layak untuk mendapat penanganan cepat. “Sudah akan dibangun pemerintah kabupaten. Jadi provinsi tidak lagi menganggarkan. Harus benar-benar dibangun ini,” ujar Mahendra mengingatkan. Mantan Karo Humas Pemprov Bali itu datang membawa bantuan beras, telur dan uang tunai.   

Bagaimana dengan sambungan listriknya? Seperti diketahui, selain menempati rumah tak layak huni, mereka juga masih memanfaatkan lampu teplok. Tidak ada aliran listrik.  Atas kondisi itu, Perbekel Selat I Gusti Ngurah Putu Adnyana mengungkapkan, listrik akan disambungkan setelah dapat bedah rumah. “Nanti kami mohon bantuan ke pemerintah. Kalau sekarang tidak mungkin, karena bedah rumahnya belum,” jelasnya. Selain Suriani, ada warga lain di Gembalan mendapat bedah rumah Maret ini. Yakni rumah dadong Culali. Kondisi rumah dadong itu sama reyotnya dengan gubuk Suriani.  

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia