Kamis, 22 Aug 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali
Warung Uma Taki Dalung

Sajikan Sensasi Mencicipi Kuliner di Tengah Sawah

27 Februari 2019, 14: 01: 50 WIB | editor : I Putu Suyatra

Sajikan Sensasi Mencicipi Kuliner di Tengah Sawah

IKONIK: Salah satu menu yang disajikan di Warung Uma Taki dengan latar belakang sawah dan tulisan ikonik Uma Taki. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DALUNG - Kuliner kini bukan lagi soal cita rasa semata. Pengalaman juga menjadi motivasi para penikmatnya. Tak mengherankan jika belakangan ini wisata kuliner tak sekadar memikirkan soal menu saja. Tempat nan nyaman dan memberi kesan juga turut diperhitungkan.

Konsep menikmati sajian kuliner di pinggir atau tengah sawah pun bermunculan. Kendati lahan persawahan, khususnya di Denpasar, kini sudah mulai berkurang luasnya.

Seperti yang dilakukan Warung Uma Taki yang berlokasi di Jalan Mudu Taki, Gatot Subroto Barat.

Bagi pemburu kuliner, entah wisatawan atau warga Denpasar, Warung Uma Taki bisa menjadi salah satu referensi tempat berburu dan menikmati ragam menu masakan Bali.

Staf Warung Uma Taki, Allena, menyebutkan bahwa mencicipi kuliner di ruang terbuka dengan view areal persawahan memang menjadi konsep utama. "Kami sengaja menampilkan warung makan di tengah areal persawahan supaya bisa memberikan nuansa yang berbeda kepada pelanggan kami," jelasnya.

Untuk menambah suasana nyaman namun tetap alami, Warung Uma Taki dilengkapi dengan beberapa gazebo yang bisa dimanfaatkan pengunjung sebagai tempat bersantai sambil menikmati makanan. Selain itu, meja dan kursi layaknya rumah makan pada umumnya.

Dan yang menarik, Warung Uma Taki juga menyediakan space hiburan bagi pengunjungnya. Yakni dengan tersedianya panggung hiburan dan aula terbuka yang bisa dimanfaatkan untuk menyelenggarakan acara yang bersifat santai.

"Untuk aula, biasanya digunakan untuk beberapa acara. Seperti arisan, perayaan ulang tahun, atau reuni. Khusus untuk kegiatan seperti itu, biasanya tamu melakukan pemesanan terlebih dahulu," lanjutnya.

Panggung terbuka dengan latar belakang sawah dan tulisan Uma Taki, sambung Allena, biasanya dipakai sebagai panggung pertunjukan acara-acara santai. Seperti pementasan tari atau fashion show.

Namun untuk manajemen warung, panggung ini biasanya digunakan untuk live music setiap malam minggu. "Live musik ini kami selenggarakan setiap malam minggu. Tapi jika pelanggan ingin ada live music di hari lain, bisa melakukan pemesanan terlebih dahulu," tambahnya.

Untuk menu makanan, Warung Uma Taki memiliki menu masakan khas Bali mulai dari menu berbahan ikan macam Gurami Nyatnyat, Gurami Goreng, dan Gurami Bakar. Ada juga menu berbahan ayam seperti Soto atau Ayam Bumbu Merah.

Tidak hanya itu, beberapa makanan khas Bali lainnya juga tersaji di tempat ini. Sebut saja Tipat Cantok, Jaja Bali, Es Daluman, hingga Rujak Bali. Bahkan sajian bagi pengunjung vegetarian juga ada.

Jenis menu masakan yang disajikan di Uma Taki adalah masakan Khas Bali dengan penggunaan bumbu Bali yang berlimpah. "Bumbu Bali yang kami gunakan adalah bumbu segar yang kami buat sehari sebelumnya," tambahnya.

Menu favorit di Warung Uma Taki adalah Nasi Goreng Suna Cekuh. Sesuai namanya, nasi goreng ini diolah menggunakan bumbu kesuna atau suna dan cekuh. Atau bumbu yang terbuat dari campuran bawang putih dan kencur. "Bumbu ini merupakan salah satu bumbu utama dalam masakan tradisional Bali," ungkapnya.

Rasa dari nasi goreng ini adalah gurih dengan sedikit rasa pedas. Rasa pedas didapat dari tambahan cabai dan merica. Untuk harga, rata-rata makanan yang disajikan di Uma Taki dijajakan dari Rp 10 ribu hingga Rp 40 ribu per porsinya.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia