Minggu, 21 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Kerajinan Sokasi dari Korek Kayu Kian Melejit

27 Februari 2019, 20: 33: 42 WIB | editor : I Putu Suyatra

Kerajinan Sokasi dari Korek Kayu Kian Melejit

MELEJIT: Kerajinan Sokasi dari Korek kayu dengan nilai seni tinggi. (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Kerajinan sokasi selama ini lazim dibuat dari anyaman bambu. Namun seiring perkembangan zaman, kerajinan ini bahan bakunya mengalami perubahan. Bahannya pun kini dapat dibuat dari batang korek api yang biasa digunakan menyalakan api. Bahkan, sokasi dari kayu korek api dapat disulap menjadi kerajinan yang bernilai ekonomis tinggi.

Ditangan kreatif Komang Budiasa dari Dusun Bukit Desa Jinengdalem Buleleng. Korek api disusun rapi menjadi produk sokasi (tempat sesajen). Proses pembuatan kerajinan sokasi ini terbilang cukup rumit, membutuhkan imajinasi tinggi agar korek tersusun rapi dan tampak indah.

Dikatakan Budiasa bahan baku yang mudah didapat ia mengaku tidak menemui kendala dalam membuat produk kerajinan dari korek ini. Pertama - tama korek yang sudah terkumpul dibakar terlebih dahulu agar warna kayu berubah menjadi coklat klasik, begitu juga dengan  bubuk api pada korek agar hanya tersisa bekas pembakaran. Setelah itu korek harus di cuci bersih kemudian dikeringkan sebelum disusun diatas pola yang sudah di sediakan.

Ada banyak pola yang dibuat, diantaranya berbentuk bulat, kotak hingga persegi lima, sesuai dengan permintaan konsumen. Pola ini teebuat dari tripleks kemudian ia mulai menyusun korek diatas pola yang sudah di isi dengan lem kayu sesuai dengan desain yang di inginkan.

Proses pengerjaan satu produk kerajinan dari korek kayu ini bergantung pada motif, semakin rumit motif, pengerjaan satu produk bisa mencapai dua hari. "Sudah selesai memasang pola harus melalui proses amplas dan fernis agar terlihat lebih elegant dan lembut,"jelasnya.

Untuk mempercantik tampilan produk, ia juga menambahkan bambu dan kayu yip (lidi aren) sebagai aksesoris pelengkap. Ada banyak produk yang sudah ia ciptakan diantaranya nare, sokasi dan masih banyak lagi.

Untuk satu produk ia mampu menjualnya dengan harga mulai Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu. Saat ini  areal pemasaran baru mencapai wilayah Buleleng dan Denpasar saja. Tidak hanya dari korek kayu, ia juga memproduksi aneka kerajinan dari koran bekas seperti sokasi dan nare.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia