Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

PPN Pengambengan Mulai Dibanjiri Ikan

28 Februari 2019, 19: 16: 06 WIB | editor : I Putu Suyatra

PPN Pengambengan Mulai Dibanjiri Ikan

SIBUK: Aktivitas nelayan di TPI Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Kamis pagi (28/2). (GDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, NEGARA - Hasil tangkapan nelayan perahu selerek (purse seine) di Selat Bali mulai ada peningkatan. Hal ini terlihat dari mulai ramainya aktivitas penimbangan ikan di TPI Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan sejak dua hari belakangan.

Dari pantauan Bali Express (Jawa Pos Group) Kamis pagi (28/2), pelabuhan ikan yang sejak dua bulan terakhir cenderung sepi, kini mulai bergolak lagi. Para tukang angkut ikan terlihat hilir mudik mengangkut hasil tangkapan dari perahu nelayan menuju lokasi penimbangan. Sebagian besar hasil tangkapan para nelayan adalah jenis ikan Lemuru yang merupakan komoditas utama nelayan di Jembrana khususnya nelayan selerek. Beberapa nelayan yang ditemui kemarin mengungkapkan rata-rata dalam satu kapal mereka bisa membawa pulang 5 ton ikan. Jauh lebih banyak dibanding sebelumnya yang sama sekali tidak ada. “Ini mulai banyak, mungkin sudah musimnya. Sebagian besar ikan Lemuru,” terang Apik,38 salah satu anak buah kapal Selerek.

Ikan-ikan tersebut sambung Apik, lokasi penangkapannya di wilayah Timur sekitar Pekutatan hingga Rambut Siwi. Dimana biasanya siklus tangkapan ikan di wilayah Timur pelabuhan ini berlangsung lebih lama. “Biasanya kalau disana sudah muncul banyak, akan lama muncul. Kita berharap terus ada,” ujarnya. Meskipun ikan-ikan sudah mulai ada, namun tidak semua perahu nelayan beroperasi. Beberapa masih terlihat tertambat didermaga dekat PPN Pengambengan. 

Kepala TPI Pengambengan, Putu Adi Astawa dikonfirmasi kemarin membenarkan mulai ramainya aktivitas penimbangan di TPI Pengambengan. Kondisi ini menurutnya sudah terjadi sejak tiga hari belakangan, namun dari pengamatan belum semua perahu Selerek yang melaut. “Mungkin masih menunggu juga, tapi sudah ada peningkatan dibanding sebulan lalu. Jenis ikannya lemuru dengan size-nya yang lumayan besar,” ungkapnya. Pihaknya juga berharap kondisi ini terus terjadi, terlebih setelah nelayan sempat paceklik sejak akhir 2018 lalu. Menurutnya hasil tangkap nelayan naik turun. “Pada bulan September hingga November lalu tangkapan nelayan juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Namun saat itu didominasi ikan Tongkol,” pungkasnya.

(bx/tor/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia