Senin, 16 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Menyelami Budaya Agraris di Tampak Siring Journey

05 Maret 2019, 13: 29: 32 WIB | editor : I Putu Suyatra

Menyelami Budaya Agraris di Tampak Siring Journey

BEDA: Untuk memberikan nuansa baru, sesansi beda dibangun pola pariwisata yang menyelami budaya agraris Bali di Tampak Siring Journey. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR - Meskipun pulau Bali memiliki beragam atraksi dan destinasi wisata yang layak untuk dikunjungi, namun destinasi wisata ataupun aktrkasi wisata yang monoton, tentunya membuat wisatawan yang datang ke Bali merasa jenuh. Untuk menghilangkan kejenuhan berwisata ini, para pelaku industri pariwisata di Bali berusaha untuk menampilkan spot wisata, agar wisatawan merasakan sensasi bbeda di Bali.

Salah satu obyek wisata kreativitas ini adalah Tampak Siring Journey, yang berlokasi di jalan Melati, Desa Manukaya, Gianyar. Obyek wisata yang didirikan pada tahun 2016 ini merupakan obyek wisata yang memadukan antara unsur modern dan kearifan loal. Wisatawan bisa menyelami budaya agraris Bali.

Made Kokin, selalu owner Tampaksiring Journey menjelaskan jika obyek wisata yang dirintisnya ini merupakan salah satu aktivitas wisata yang akan mengajak pengunjungnya untuk mengenal Desa Tampak Siring bukan hanya dari obyek wisata spiritualnya saja, yakni obyek wisata Tirta empul. “Tapi kami juga ingin mengenal Tampak Siring dari sisi yang berbeda, yakni dari aktivitas masyarakat Agrarisnya,” jelasnya.

Ada dua paket wisata yang terdiri dari bali village cycling, Bali rice trekking. Melalui ketiga aktivitas ini, wisatawan akan diperkenalkan kepada Desa Tampak Siring dari berbagai sisi. Mulai dari pengenalan terhadap kawasan Tampak Siring yang dikemas dalam paket  Bali Village Cycling, dalam mpaket bersepeda yang mengambil rute menuju Pura Tirta Empul yang jaraknya sekitar 12 kilometer wisatawan akan diajal menyusuri jalan desa Tampak Siring dan berakhir di Pura Tirta Empul.

Sesampai di Pura Tirta Empul, wisatawan akan diajak untuk mengenal Pura Tirta Empul sebagai pusat aktivtias spiritual masyarakat Tampak Siring dan Masyarakat Bali pada umumnya. “Dalam paket ini, wisatawan  mencoba pengalaman melukat di Tirta Empul. Kegiatan bersepeda ini cukup diminati oleh turis asing yang sedang berkunjung ke Bali,” paparnya.

Selanjutnya adalah Bali Rice Trekking, merupakan paket activity, pada paket wisata ini, Wisata akan diajak untuk  merasakan sensasi bekerja di sawah, mulai dari membajak sawah dengan bajak tradisional hingga menanam padi.

Selain itu, jika sedang musim panen padi, wisatawan juga akan diajak untuk terlibat dalam aktivitas memanen padi. “Tentunya pengalaman memanen padi secara tradisional ini akan menjadi pengalaman seru tidak saja bagi wisatawan asing, tapi juga bagi wisatawan domestic yang sama sekali belum pernah melihat proses panen padi,” urainya.

Tampaksiring journey juga memberikan fasilitas wisata lain, salah satunya adalah menyediakan spot narsis. Hal ini karena kawasan Tampaksiring Journey ini dibangun di sekitar areal persawahan lengkap dengan beberapa akomodasi penunjang aktivitas wisata lainnya.

Di areal Tampaksiring Journey ini, terdapat beberapa buah bangunan yang berfungsi sebagai restoran dan tempat melakukan beragam aktivitas wisata, mulai dari berfoto ria hingga sekedar tempat nongkrong sambil menikmati makanan yang disajikan di restoran Tampaksiring Journey.

Karena konsep dari wisata yang ditawarkan Tampak Siring Journey adalah wisata dengan konsep alami, maka hamper 90 persen bangunan yang ada di kawasan ini dikatakan Kokin dibangun dengan material alami seperti Bambu dan kayu. “Rumah Bambu yang kami rancang ini sengaja kami sediakan sebagai tempat untuk bersantai bagi wisatawan yang tidak mengambil paket tour,” ungkapnya.

Rumah bambu yang ada di Tampak Siring journey ini tidak saja berfungsi sebagai tempat beristirahat, namun rumah bambu ini juga sering digunakan sebagai spot foto. Hal ini karena rumah bambu yang didesain dengan nuansa klasik ini sangat instagraemble sehingga cocok untuk latar foto yang cantik. 

Selain menyediakan restoran dan paket wisata keliling Tampaksiring dengan mengendarai sepeda, Tampak Siring Journey juga memiliki beberapa fasilitas wisata lainnya yang bisa dinikmati wisatawan, salah satunya adalah fish spa.

Spa yang menggunakan media terapi ikan ini dikatakan Kokin adalah salah satu aktivitas spa yang tergolong langka di Bali. “Fish Spa di Bali saat ini masih jarang, namun di Tampaksiring Journey ini, kami ingin wisatawan yang datang bisa merasakan sensasi spa yang melibatkan ikan sebagai media spanya,” jelasnya.

Untuk melakukan fish spa ini, wisatawan diminta untuk mencelupkan kaki keakuarium  ikan garra rufa. Ikan ini bertugas untuk memakan kulit mati si pasien, sehingga kulit si pasien akan halus dan lembut. “Fish spa ini biasanya sangat diminati bagi mereka yang datang bersama keluarga,” tambahnya.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia