Minggu, 15 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Nostress; Terilhami Nyepi, Hadirkan Single Istirahat

11 Maret 2019, 11: 36: 30 WIB | editor : I Putu Suyatra

Nostress; Terilhami Nyepi, Hadirkan Single Istirahat

TERILHAMI : Nostress saat proses pembuatan video live “Istirahat” di Bukit Pekarangan, Desa Ngis, Kecamatan Manggis, Karangasem. Dari kiri ke kanan : Fendy Rizk, Man Angga, Guna Warma, dan Cok Gus. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Di ranah seni musik, hari suci Nyepi telah memberikan ilham kepada sejumlah musisi untuk melahirkan karya baru. Dulu ada Navicula yang meluncurkan Bali Berani Berhenti. Dan kini ada Nostress yang mengalami proses berkesenian yang sama. Sehari setelah Nyepi atau Ngembak Geni pada Jumat (8/3), trio folk blues ini meluncurkan single bertitel “Istirahat”.

Nyepi yang baru saja dirayakan umat Hindu di Bali pada Kamis (7/3) lalu tidak lagi dipandang sebagai sebuah ritual keagamaan semata. Hari yang begitu disucikan umat Hindu di Bali ini telah berkembang menjadi gerakan untuk berkontribusi bagi pelestarian lingkungan.

Dalam Nyepi, selama 24 jam, seluruh aktivitas masyarakat di Bali ditiadakan. Momen ini menjadi jeda bagi bumi untuk lepas dari bisingnya kehidupan dan peradaban manusia. 

Terlepas dari ritual pergantian tahun Caka (penanggalan Hindu di Bali), Nyepi memiliki filosofi dalam. Proses menyeimbangkan Buana Alit (manusia) dan Buana Agung (alam dan seluruh isinya).

Implementasinya dilakukan dengan melakukan keheningan. Lewat kesunyian itu juga, manusia diajarkan untuk mengikat nafsunya. Dan layaknya manusia, bumi yang kita pijak juga perlu istirahat. Walaupun hanya sehari.

Dari kearifan yang terkandung pada Nyepi itulah, Nosstress hadir dengan karya barunya. Sebuah komposisi single berjudul “Istirahat”.

Komposisi ini dirilis dalam format video live dan telah tayang di kanal Nosstress pada Youtube pada saat Ngembak Geni. Sehari setelah Nyepi tahun ini, Jumat (8/3).

"Setelah kita semua istirahat sehari, bumi akan segar kembali dan layak dihadiahi sebuah tembang baru. Lagu “Istirahat” ini adalah kenikmatan Nyepi untuk kami," papar vokalis juga gitaris Nosstress, Man Angga.

Man Angga juga menuturkan, single anyar mereka ini juga berangkat dari sebuah keresahan akan derasnya laju aktivitas manusia di tengah dunia yang dikuasai kapitalisme. Membuat manusia harus bekerja keras. Mengkonsumsi segala isu dan produk yang dilempar kapitalis kecil hingga raksasa. Ini adalah satu-satunya cara bertahan hidup manusia masa kini.

"Kita gila kerja dan gila konsumsi. Bumi semakin tidak sehat. Kemudian produksi besar-besaran isu dan produk penyelamat hidup oleh kapitalis berjalan lancar," tuturnya.

Nyepi berdampak pula pada berkurangnya puluhan ribu ton karbon dioksida yang dihasilkan manusia dan produksi. Hingga semua makhluk mendapat suplai oksigen yang baik agar dapat menyegarkan fungsi raga.

"Nyepi mengajarkan bahwa harta yang paling berharga bagi manusia adalah alam yang sehat. Alam yang sehat akan menaungi manusia yang sehat pula," terang Man Angga.

Nyepi, sambungnya, menyadarkan perputaran bumi yang kini berputar begitu cepatnya tidak akan pernah mampu menghindar dari keringkihan. “Dihajar oleh kejamnya manusia," imbuhnya.

Menurutnya, meski hanya sehari rehat dari segala hiruk pikuk, Nyepi mengajarkan manusia pentingnya momen untuk beristirahat. Dan itu diperlukan juga oleh bumi.

"Jika sehari saja manusia mau beristirahat dan memberikan kesempatan untuk meregangkan otot, maka bumi akan membalasnya dengan hari-hari yang menyegarkan dan langit yang bersih. Senyum-senyum manusia baru dengan otak yang berjalan lebih baik karena disuplai oksigen yang memadai," cetus Man Angga.

Hal yang sama juga dituturkan Guna Warma, vokalis yang juga juga gitaris Nosstress. Malah dia mengaku, Nyepi merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu Nostress.

“Menurut kami hari paling nikmat. Mungkin juga banyak orang. Setiap waktu kita disibukan dengan aktivitas. Saat Nyepi, dalam sehari kita memberikan kesempatan untuk bumi beristirahat," tutur Guna Warma.

Terkait proses pembuatan single “Istirahat”, Guna Warma menyebutkan lokasi syuting mengambil tempat di bagian timur pulau Bali. Tepatnya di Bukit Pekarangan, Desa Ngis, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.

"Lokasinya di dekat rumah kerabat Nosstress. Awalnya keinginan kami kemah sembari merekam video. Ini merupakan kesepakatan mendadak. Seperti halnya banyak keputusan-keputusan di Nosstress," ucapnya.

Untuk komposisi lagunya sendiri, dibuat oleh Man Angga. Penulisan lirik hasil kerja sama dirinya dan Guna Warma. Aransemen dikerjakan bersama para personel nosstress, diantaranya Man Angga, Guna Warma dan Cok Gus yang juga dibantu oleh Fendy Rizk pada Cello. Sementara video direkam dan disunting oleh Baskara Putra.

"Untuk video live lagu kita dari sisi musikalitas tetap sederhana. Yang kami tekankan adalah pesan di lagu ini. Semoga kebaikan Nyepi bisa dirasakan oleh makhluk hidup di seluruh dunia," tutup Guna Warma.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia