Jumat, 21 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Suami Opname, Catherine Ditemukan Tewas di Kamar

12 Maret 2019, 19: 24: 44 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Suami Opname,  Catherine Ditemukan Tewas di Kamar

TEWAS DI KAMAR : Catherine Andrea Devita Suhartono ditemukan tewas di dalam kamar. Jajaran Polsek Denpasar Barat melakukan pemeriksaan terhadap korban yang diduga meninggal karena sakit. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Seorang ibu rumah tangga asal Kali Deres Jakarta Barat, Catherine Andrea Devita Suhartono, 29, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tengkurap di salah satu rumah di Jalan Pulau Alor nomor 6 Denpasar,  Selasa (12/3) pukul 10.40 wita.

Dari informasi yang dihimpun, saksi suami korban Fredrik Cokro, 30, menjelaskan bahwa saat itu saksi sedang dirawat di RS Prima Medika karena menderita sakit demam berdarah. Sejak pukul 06.00 saksi gelisah karena istrinya tidak bisa dihubungi via telepon. Tidak hanya saksi, mertuanya juga tak berhasil menghubungi korban.

Saksi kemudian meminta tolong rekannya, Kristian Susilo, 35, untuk melihat rumah korban. Saat itu Kristian melihat kondisi rumah terlihat sepi dengan lampu menyala. Namun saat dipanggil, ternyata tidak ada respon. Selanjutnya saksi meminta ijin keluar dari rumah sakit untuk mengecek kondisi rumahnya.

Sesampai di rumah, saksi memanggil istrinya, tetapi tidak ada jawaban. Kemudian saksi mendengar anaknya menangis dari luar.  Setelah pintu utama didobrak dan saksi berhasil masuk, ia melihat anaknya menangis di sebelah korban yang posisinya tertelungkup di lantai.

Saksi bersama Kristian mencoba melihat kondisi korban. Ternyata, saat itu istrinya sudah dalam keadaan tidak bernyawa.  "Sebelumnya korban sempat mengeluh tidak enak badan dan minum obat jenis paracetamol," ungkap Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes Widya H. Nainggolan.

Pada saat ditemukan, posisi kepala korban berada di sebelah Tenggara, kedua kaki lurus ke arah Barat Laut, kedua tangan berada di bawah perut dan rambut terurai. Korban menggunakan baju kaos warna putih lengan merah bertuliskan "Love, Sweet, Hallo, Fun", celana panjang leging corak batik warna coklat merah, menggunakan kaos kaki warna merah hijau dan celana dalam warna hitam.

Sementara itu, Kristian menjelaskan, saksi sempat chating melalui Whatsapp dengan Fedrik sebelum menjenguknya di rumah sakit. Kemudian sekitar pukul 09.40 Fedrik meminta tolong kepada Kristian untuk mengecek rumahnya. "Korban sempat diangkat, tetapi sudah kaku dan muka korban sudah membiru," ungkapnya.

Sekitar pukul 11.40 Petugas Inafis Polresta Denpasar tiba di TKP untuk melakukan pemeriksaan awal. Hasilnya, kemaluan korban mengeluarkan darah mentruasi dan beberapa bagian tubuh korban sudah mengalami lebam mayat. "Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat sakit.  Dari hasil pemeriksaan terhadap jenazah, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan baik kekerasan akibat benda tajam maupun kekerasan akibat benda tumpul," jelasnya.

(bx/afi/aim/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia