Selasa, 16 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Pak Oles: Membangun Bali, Bukan Hanya Membangun di Bali

13 Maret 2019, 08: 31: 01 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pak Oles: Membangun Bali, Bukan Hanya Membangun di Bali

Gede Ngurah Wididana alias Pak Oles (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Bali menjadi ladang investasi dari luar Bali. Pariwisata Bali menjadi gula luar biasa bagi “semut” yang ingin menikmati manisnya pariwisata Bali. Mereka berebut namun sepertinya tetap dapat bagian rejeki di Bali. Ini membuat semakin banyak investasi masuk Bali. Tidak masalah asalkan benar – benar membangun Bali bersama. Bukan hanya membangun di Bali.

Menurut Gede Ngurah Wididana alias Pak Oles, Bali bukan pulau anti investasi. Jika memang sudah berdasarkan mekanisme aturan, sudah taat asas dan memenuhi segala hal persyaratan, sangat sah investasi terjadi di Bali. Bahkan daerah lain sampai rela merayu, merengek dan memelas untuk datangnya investasi. “Bali bukan anti investasi, namun jika sudah sesuai dengan aturan sangat perlu investasi itu. Bali termasuk beruntung, ketimbang daerah lain, yang harus merayu, memelas, merengek agar ada investor datang,” kata Ketua Bapilu DPD Demokrat Bali ini.

 Baginya syarat dan ketentuan wajib dipenuhi. Jika memang modal asing, mesti melalui PMA (Penanaman Modal Asing), kemudian pajaknya mesti jelas, jika memang PHR (Pajak Hotel dan Restoran) mesti dibayar sesuai dengan hasil yang dipungut dari wisatawan. Jangan malah ada pembukuan ganda dan lainnya. “Harus sadar, bahwa investasi yang sehat mesti memenuhi segala syarat. Jika memang mesti bayar pajak, bayar yang benar. Kalau pungut PHR mesti diserahkan ke pemerintah secara total, jangan malah ada pembukuan ganda dan lainnya,” kata politisi yang saat ini jadi calon anggota DPR RI dapil Bali dari Partai Demokrat ini.

Politisi asal Bengkel, Buleleng ini mengatakan yang terpenting ketika ada investor masuk Bali, mesti ada terbangun dalam benaknya untuk membangun Bali. Bukan hanya untuk membangun di Bali. “Niat Membangun Bali mesti tertanam dari awal adalah untuk membangun Bali, ikut aktif membangun Bali. Bukan hanya untuk membangun di Bali,” kata salah satu pengusaha sukses Bali ini.

Pak Oles menyebutkan, jika memang niatnya membangun Bali usaha sukses Bali juga dapat imbas positif. Misalnya ketika investasi sukses di Bali, ikut membangun mengentaskan kemiskinan dengan menyisihkan CSR dengan benar. Kemudian membantu ikut menopang aktvitas budaya, adat dan agama di Bali. Membantu pendidikan anak – anak Bali, ikut membangun dan menopang pembangunan Bali dengan membayar pajak yang tertib.

“Kalau budaya Bali terjaga, otomatis pariwisata Bali ikut terjaga juga. Jadi investasi di Bali akan berlangsung lama, berlangsung jangka panjang bisa di Bali,” kata Mantan Calon Wakil Gubernur Bali ini. Namun jika dari awal hanya ingin membangun di Bali, akan otomatis dalam benaknya menggali keuntungan sebanyak – banyaknya, kemudian jika Bali kolap cepat – cepat kabur dari Bali. “Kalau hanya membangun di Bali, artinya investasi untuk dapat untuk sebanyak – banyaknya, tidak ikut aktif menjaga dan membangun Bali. Setelah untung banyak kabur, setelah Bali limbung buru – buru meninggalkan Bali,” kata mantan Ketua DPD Hanura Bali ini. “Mari membangun Bali, bukan hanya membangun di Bali,” pungkas pungkas alumnus Faculty Of Agriculture Universitas Of The Ryukyus Jepang ini.

(bx/art/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia