Senin, 22 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Kampanye Open Source, Tingkatkan Daya Saing Technopreneur

13 Maret 2019, 23: 47: 17 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Kampanye Open Source, Tingkatkan Daya Saing Technopreneur

KAMPANYE: Julyanto Sutandang, CEO PT. Equnix Business Solutions mengatakan, kampanye edukasi di Bali merupakan roadshow yang ke-5. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR -  PT Equnix Business Solutions, penyedia layanan teknologi informasi berbasis Open Source seperti PostgreSQL dan Linux, melakukan kampanye edukasi di beberapa kampus di Pulau Bali, dengan tema  “Open Source untuk Meningkatkan Daya Saing Technopreneur.”

Julyanto Sutandang, CEO PT. Equnix Business Solutions mengatakan, kampanye edukasi di Bali merupakan roadshow yang ke-5. Sebelumnya, kampanye dilaksanakan di Malang, Surabaya, Kediri, Semarang dan Yogyakarta.

 "Kampanye edukasi ke kampus bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada para mahasiswa tentang pentingnya penguasaan teknologi informasi melalui penguasaan software Open Source sebagai solusi alternatif," jelasnya, Rabu (13/3), di Denpasar.

Dilanjutkannya, salah satu tantangan Indonesia menyambut Revolusi Industri 4.0 adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi informasi yang dirasa belum memadai baik secara kuantitas maupun kualitas untuk mencapai potensi ekonomi digital sebesar USD150 miliar pada 2025. 

Berdasarkan data BPS, Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IP-TIK) nasional 2017 masih rendah, yakni di level 4,99 dari skala 1-10. Sedangkan di tingkat global, Indonesia berada di urutan ke-45 dari 140 negara atau ke-4 di wilayah Asia Tenggara di dalam daftar The Global Competitiveness Report 2018 keluaran World Economic Forum.

Sementara di sisi wirausaha, Indonesia baru memiliki pengusaha sebanyak 1,65 persen dari populasi jumlah penduduk, dan diperkirakan hanya sekitar 0,43 persen di antaranya berbasis teknologi atau technopreneur.

Sementara itu, Prof. Ngakan Putu Gede Suardana, Dekan Fakultas Teknik, Universitas Udayana mengatakan, untuk mencapai itu semua, diperlukan pendidikan dan pelatihan yang tepat guna mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing di Revolusi Industri 4.0. Diharapkan para mahasiswa memiliki pemahaman tentang keunggulan software Open Source dan kebutuhan sumber daya TI di dunia bisnis.

 "Selain itu, juga bisa memberikan gambaran alternative  bisnis yang dapat dikembangkan oleh para lulusan TI untuk menjadi technopreneur,” ungkapnya.

(bx/gek/aim/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia