Selasa, 16 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Dilempar Botol Berisi Bensin, Dua Motor di Ubung Kaja Terbakar

14 Maret 2019, 18: 30: 35 WIB | editor : I Putu Suyatra

Dilempar Botol Berisi Bensin, Dua Motor di Ubung Kaja Terakar

TKP: Kejadian dugaan pelemparan botol berisi minyak yang membakar 2 unit sepeda motor di Jalan Irawadi, Ubung, Denpasar, Kamis (14/3). (AYU AFRIA UE/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Dua unit motor terbakar diduga karena pelemparan dua botol berisi minyak di salah satu garasi rumah kos nomor 1 milik Putu Sunartawan, Jalan Irawan Banjar Liligundi Kelurahan Ubung Kaja Denpasar. Peristiwa Kamis (14/3) sekitar pukul 03.00, itu sempat menggegerkan penghuni kos empat kamar tersebut.

Dari pantauan koran ini di TKP banyak anggota yang menjaga lokasi hingga pukul 13.43. Bahkan Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan, Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes Widya H. Nainggolan dan anggotanya langsung terjun di lokasi. Area pun dipasang garis polisi.

"Dengan cara melempar 2 botol. Yang satu kaca yang satu dari plastic, diduga berisi minyak. Sementara kami lakukan uji lab, minyak apa yang terkandung di dalam botol tersebut," ungkap Ruddi di Mapolresta Denpasar.

Kejadian bermula saat pada Kamis (14/3) sekitar pukul 03.00. Saksi salah satu penghuni kos Rasinem, 52, sedang tidur. Saksi terbangun lantaran terdengar suara kendaraan sepeda motor berhenti di depan rumahnya. Dikiranya bahwa itu suara kendaraan anak-anak kos. Namun saat saksi ini melihat ke luar dari kaca ada nyala api dari garasi.

"Kami masih melakukan penyelidikan mengapa ada pelemparan di dalam rumah korban. Kami masih melakukan penyelidikan," tegasnya.

Saksi kemudian mengecek keluar ternyata ada 2 sepeda motor milik tuan rumah yang terbakar. Atas kejadian tersebut selanjutnya saksi berteriak kebakaran. Sesaat kemudian tuan rumah dan  keluarganya keluar dan berusaha memadamkan api. Selang 30 menit, api dapat dipadamkan dengan air pam dan pasir.

"Setelah api padam itu kan pemilik rumahnya mengecek TKP dan menemukan pecahan kaca, sumbu serta bau bensin di bagian depan kiri sepeda motor Scoopy," ucapnya.

Sementara itu keterangan anak tuan rumah Ngurah Pratama, 29, mengaku mendengar teriakan kebakaran dari luar. Saat saksi keluar melihat sepeda motor Scoopy DK 3659 DE dan sepeda motor Honda Astrea Prima DK 5803 DT yang parkir di garasi terbakar. Melihat hal tersebut saksi besama keluarga dan penghuni kos berusaha memadamkan api.

Temuan barang mencurigakan tersebut kemudian membuat saksi menduga bahwa terjadinya kebakaran akibat barang-barang tersebut yang dirakit menjadi molotov yang diduga dilempar dari luar pagar yang dalam keadaan terkunci. Hingga kejadian tersebut dilaporkan ke pihak berwajib.

Ditanya lebih lanjut terkait apakah kejadian ini merupakan upaya peledakan molotov, Ruddi menyampaikan bahwa kejadian ini hanya botol yang berisi minyak yang dilemparkan ke sepeda motor korban. "Pelaku belum tahu. Masih kami lakukan penyelidikan. Jangan dikait-kaitkan seperti di daerah Jawa. Wilayah Denpasar ini kondusif sekali. Semoga dalam waktu dekat kami bisa mengungkap kasusnya," tegasnya.

Sementara itu kerusakan di Honda Scoopy warna merah DK 3659 DE milik Ngurah Putu Pratama yakni terbakar di bagian dek depan sebelah kiri, tempat barang, lampu sen depan kiri, sayap depan sebelah kiri dan dek bawah sebelah kiri. Dan kerusakan pada sepeda motor Honda Astrea Prima DK 5803 DT milik Putu Sunartawan terbakar bagian kabel, sadel bagian depan, tutup accu, lampu sen kanan, lampu depan, dek bawah stang motor, sayap depan bagian belakang dan pijakan kaki kiri.

Hasil introgasi 2 orang saksi bahwa saksi dan penghuni rumah tidak ada masalah apapun dengan orang lain. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya kerugian materi saja sekitar Rp2 juta. "Masih kami selidiki, apakah korban pernah ada masalah dengan seseorang. Apapun informasi akan kami dalami. Korban ini sebagai sekuriti dan sebelumnya Ketua pecalang," ucapnya.

Pihaknya melanjutkan bahwa demi menjaga keamanan Bali, Ruddi telah melakukan operasi aatau razia setiap malam, penebalan K2YD gabung dengan Satgas CTOC dan melakukan patroli.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia